-->
  • Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kerja Bakti Bersihkan Drainase Proliman Tanjungkarang, Antisipasi Genangan dan Banjir

    Any Firgiyanti
    7/10/26, 12:07 WIB Last Updated 2026-07-10T05:07:41Z



    KUDUS, liputankudus.id – Pemerintah Kabupaten Kudus terus memperkuat upaya antisipasi genangan air dan banjir melalui kegiatan kerja bakti pembersihan gorong-gorong dan saluran drainase di kawasan Proliman Tanjungkarang, Jalur Lingkar Kudus, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan 174 personel yang terdiri atas perangkat daerah, pemerintah desa, instansi pusat, TNI, Polri, serta relawan.


    Kerja bakti ini merupakan rangkaian kegiatan pembersihan drainase yang telah dilakukan sebelumnya sebagai upaya menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal, terutama saat musim hujan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.


    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris turut hadir dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengantisipasi potensi banjir melalui aksi nyata di lapangan. Menurutnya, kondisi sejumlah gorong-gorong yang dipenuhi sedimentasi dan sampah perlu segera dibersihkan agar aliran air tetap lancar.


    "Kita tidak boleh patah semangat. Pembersihan gorong-gorong ini merupakan ikhtiar bersama agar saluran drainase kembali berfungsi dengan baik sehingga kawasan Jalur Lingkar Kudus terhindar dari genangan maupun banjir. Ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan pembersihan yang sudah kita lakukan sebelumnya," ujarnya.


    Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang berpartisipasi dalam kerja bakti tersebut dan berharap semangat gotong royong terus terjaga sebagai budaya masyarakat Kudus.


    "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, pemerintah desa, instansi pusat, TNI, Polri, relawan, dan semua pihak yang telah bergotong royong. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Saya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar hasil kerja bersama ini dapat terus dirasakan manfaatnya," tambahnya.


    Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa kerja bakti tersebut difokuskan untuk mengoptimalkan fungsi drainase di sepanjang Jalur Lingkar Kudus yang menjadi salah satu titik rawan genangan.



    "Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi genangan air dan banjir di Jalur Lingkar Kudus sekaligus menjaga fungsi drainase agar tetap optimal. Selain mendukung keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang kuat antara instansi pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan dalam menjaga infrastruktur dan lingkungan," jelas Harry.


    Melalui kerja bakti tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap fungsi drainase dapat kembali optimal sehingga risiko banjir dapat diminimalkan. Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor yang terus terjalin diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Kudus yang aman, nyaman, dan bebas genangan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler