-->
  • Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Pemkab Kudus Salurkan Bantuan KUBE untuk Perkuat Usaha Masyarakat

    Noer
    7/10/26, 13:05 WIB Last Updated 2026-07-10T06:05:14Z

    Salurkan bantuan KUBE bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengajak para penerima bantuan memanfaatkan dukungan yang diberikan sebagai langkah meningkatkan kemandirian ekonomi dan mengembangkan usaha. (Foto: Istimewa*)



    KUDUS, liputankudus.id – Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Sosial P3AP2KB menyalurkan bantuan kepada 15 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus, Jumat (10/7/2026). Bantuan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif.


    Bantuan stimulan diberikan untuk mendukung pengembangan usaha kelompok, baik dalam bentuk modal, peralatan, maupun akses usaha. Masing-masing KUBE menerima bantuan sebesar Rp20 juta yang dimanfaatkan sesuai proposal pengajuan. Jenis usaha yang dikembangkan beragam, mulai dari peternakan ayam, kambing, domba, dan sapi, jasa cuci kendaraan, hingga produksi minuman herbal. Program ini juga mencakup kelompok penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat.


    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengajak para penerima bantuan memanfaatkan dukungan yang diberikan sebagai langkah meningkatkan kemandirian ekonomi dan mengembangkan usahanya.


    "Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, panjenengan semua bisa naik kelas. Jangan selamanya menjadi penerima bantuan, tetapi suatu saat menjadi orang yang mampu memberi manfaat bagi orang lain. Milikilah jiwa yang inovatif dan terus maju sehingga menjadi pelaku UMKM yang mampu berkontribusi bagi masyarakat," ujarnya.


    Selain penyaluran bantuan usaha, Pemerintah Kabupaten Kudus juga terus memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam pengurusan legalitas usaha, seperti Nomor PIRT, sertifikasi halal, BPOM, hingga berbagai perizinan lainnya agar produk semakin berdaya saing.


    Pada kesempatan yang sama, para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga didorong untuk terus mendampingi setiap kelompok penerima manfaat agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.


    "Teman-teman pendamping PKH saya titip untuk terus mendampingi dan mengawal mereka agar benar-benar naik kelas dan menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi," tambahnya.



    Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas usulan Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinsos P3AP2KB.


    "Sebanyak 15 kelompok menerima bantuan, masing-masing sebesar Rp20 juta. Bantuan ini diperuntukkan bagi pengembangan usaha sesuai proposal yang diajukan, termasuk kelompok penyandang disabilitas," jelas Putut.


    Ia berharap seluruh penerima memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya serta menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan baik.


    "Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebagaimana pengajuan yang telah disampaikan. LPJ harus disusun dengan benar, kemudian kelompok akan terus didampingi oleh pendamping PKH," tambahnya.


    Salah satu penerima bantuan, Ketua KUBE Wanita Sekar Melati Desa Mlati Lor, Nanik Hariyanti, yang bergerak di bidang produksi minuman herbal, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima.


    "Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok kami untuk mengembangkan usaha produksi minuman herbal. Semoga usaha kami semakin maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota," ujarnya.


    Melalui penyaluran bantuan KUBE ini, diharapkan semakin banyak kelompok usaha masyarakat yang mampu berkembang, meningkatkan kapasitas usahanya, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler