LiputanKudus.id. Kudus – Panitia kurban Masjid Jami' Baitul Muqoddas Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban pada Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman parkir area Masjid Jami' Baitul Muqoddas dengan melibatkan panitia serta warga sekitar secara gotong royong.
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menerima sejumlah hewan kurban yang terdiri dari 1 ekor sapi, 2 ekor kerbau, dan 11 ekor kambing. Seluruh proses mulai dari penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian daging dilakukan bersama-sama oleh panitia dan masyarakat setempat.
Ketua Panitia Kurban Masjid Jami' Baitul Muqoddas, M. Nurul Huda, mewakili Ketua Masjid Ulil Falah, mengatakan bahwa perayaan Iduladha tahun ini memiliki suasana yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan untuk pertama kalinya Masjid Jami' Baitul Muqoddas menerima hewan kurban berupa sapi.
“Alhamdulillah tahun ini kami menerima 1 ekor sapi jenis Limousin dengan berat sekitar 7 kuintal. Ini menjadi pengalaman pertama bagi Masjid Jami' Baitul Muqoddas menerima hewan kurban berupa sapi,” ujar Nurul Huda kepada awak media.
Ia menambahkan, selain sapi Limousin, panitia juga menerima 2 ekor kerbau dan 11 ekor kambing dari para pekurban. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar masjid melalui masing-masing ketua RT agar penyaluran lebih merata dan tertib.
“Kami berharap daging kurban ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan semakin mempererat kebersamaan antarwarga,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Ma’ruf selaku pekurban sapi Limousin menyampaikan bahwa dirinya bersama keluarga memilih sapi jenis Limousin karena memiliki ukuran tubuh yang besar dengan hasil daging yang lebih banyak.
“Kami memilih sapi Limousin karena dagingnya lebih banyak sehingga bisa lebih bermanfaat dan dibagikan kepada lebih banyak warga,” ungkap Muhammad Ma’ruf.
Kegiatan pemotongan hewan kurban di Masjid Baitul Muqoddas berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Sejak pagi hari warga tampak antusias membantu proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi salah satu bentuk kebersamaan dalam merayakan Hari Raya Iduladha.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan kurban juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat sekitar masjid.




