DEMAK. liputankudus.id – SMP Negeri 2 Mranggen, Kabupaten Demak, menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) dengan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong kebugaran sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga di lingkungan sekolah.
Peringatan Haornas di sekolah yang berada di wilayah ujung selatan Kabupaten Demak itu dikoordinasikan oleh guru olahraga Pujo Hartono, S.Pd., bersama Ali Masyhar, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
Kepala SMPN 2 Mranggen, Heri Sarwanto mengatakan kegiatan olahraga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran fisik. Menurutnya, olahraga juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan kekompakan antarsiswa.
“Melalui olahraga, kebersamaan dan kekompakan bisa didapatkan. Ini untuk mendorong peserta didik agar rukun dengan teman dan bersama-sama mengangkat nama baik sekolah,” kata Heri.
Semangat Haornas juga ditandai dengan penyerahan peluit secara simbolis dari kepala sekolah kepada empat guru olahraga. Peluit dipilih sebagai simbol dimulainya semangat sekolah dalam mengembangkan kegiatan olahraga.
Heri menjelaskan, peluit memiliki peran penting dalam pertandingan. Alat tersebut digunakan untuk memberikan tanda ketika pertandingan dimulai, dihentikan maupun diakhiri.
“Di dalam dunia olahraga, peluit memiliki peran penting untuk mengawali, mengakhiri, dan menghentikan pertandingan saat ada hal-hal penting,” ujarnya.
Menurut Heri, momentum Haornas diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sekolah ingin membangun budaya olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga siswa semakin terbiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Selain itu, kegiatan olahraga juga diarahkan menjadi bagian dari pembinaan prestasi peserta didik. Sekolah membuka peluang bagi siswa yang memiliki minat dan kemampuan lebih untuk dikembangkan melalui latihan yang terarah.
Heri berharap dari pembinaan tersebut akan muncul atlet-atlet muda dari SMPN 2 Mranggen yang mampu berprestasi di berbagai tingkatan. Tidak hanya di tingkat Kabupaten Demak, tetapi juga mampu bersaing pada level provinsi hingga nasional.
“Harapan lebih jauh adalah lahirnya siswa-siswa yang berprestasi tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Ia menilai dukungan sekolah, guru, siswa, dan seluruh warga sekolah menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut. Lingkungan sekolah yang aktif dalam kegiatan olahraga dinilai dapat memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus belajar mengenai sportivitas.
Peringatan Haornas di SMPN 2 Mranggen pun diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh warga sekolah untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Dengan tubuh yang sehat dan semangat kebersamaan yang kuat, siswa diharapkan semakin siap mengikuti proses pembelajaran maupun mengembangkan prestasi di bidang yang diminati," pungkasnya.
DEMAK – SMP Negeri 2 Mranggen, Kabupaten Demak, menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) dengan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong kebugaran sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga di lingkungan sekolah.
Peringatan Haornas di sekolah yang berada di wilayah ujung selatan Kabupaten Demak itu dikoordinasikan oleh guru olahraga Pujo Hartono, S.Pd., bersama Ali Masyhar, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
Kepala SMPN 2 Mranggen, Heri Sarwanto mengatakan kegiatan olahraga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran fisik. Menurutnya, olahraga juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan kekompakan antarsiswa.
“Melalui olahraga, kebersamaan dan kekompakan bisa didapatkan. Ini untuk mendorong peserta didik agar rukun dengan teman dan bersama-sama mengangkat nama baik sekolah,” kata Heri.
Semangat Haornas juga ditandai dengan penyerahan peluit secara simbolis dari kepala sekolah kepada empat guru olahraga. Peluit dipilih sebagai simbol dimulainya semangat sekolah dalam mengembangkan kegiatan olahraga.
Heri menjelaskan, peluit memiliki peran penting dalam pertandingan. Alat tersebut digunakan untuk memberikan tanda ketika pertandingan dimulai, dihentikan maupun diakhiri.
“Di dalam dunia olahraga, peluit memiliki peran penting untuk mengawali, mengakhiri, dan menghentikan pertandingan saat ada hal-hal penting,” ujarnya.
Menurut Heri, momentum Haornas diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sekolah ingin membangun budaya olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga siswa semakin terbiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Selain itu, kegiatan olahraga juga diarahkan menjadi bagian dari pembinaan prestasi peserta didik. Sekolah membuka peluang bagi siswa yang memiliki minat dan kemampuan lebih untuk dikembangkan melalui latihan yang terarah.
Heri berharap dari pembinaan tersebut akan muncul atlet-atlet muda dari SMPN 2 Mranggen yang mampu berprestasi di berbagai tingkatan. Tidak hanya di tingkat Kabupaten Demak, tetapi juga mampu bersaing pada level provinsi hingga nasional.
“Harapan lebih jauh adalah lahirnya siswa-siswa yang berprestasi tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Ia menilai dukungan sekolah, guru, siswa, dan seluruh warga sekolah menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut. Lingkungan sekolah yang aktif dalam kegiatan olahraga dinilai dapat memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus belajar mengenai sportivitas.
Peringatan Haornas di SMPN 2 Mranggen pun diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh warga sekolah untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Dengan tubuh yang sehat dan semangat kebersamaan yang kuat, siswa diharapkan semakin siap mengikuti proses pembelajaran maupun mengembangkan prestasi di bidang yang diminati," pungkasnya.


