KUDUS. liputankudus.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Sejahtera Desa Kandang Mas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, meresmikan kandang ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa, Rabu (16/9/2026).
Kandang ayam petelur tersebut berada di Dukuh Sintru, Desa Kandang Mas. Program budidaya ayam petelur itu mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp250 juta yang bersumber dari Dana Desa melalui program ketahanan pangan.
Direktur BUMDes Mitra Sejahtera Kandang Mas, Deni Eko Mulyono, mengatakan anggaran tersebut dimanfaatkan untuk membangun sarana kandang sekaligus memenuhi kebutuhan awal budidaya ayam petelur.
Dari total anggaran Rp250 juta, sekitar Rp120 juta digunakan untuk pembangunan kandang. Sementara anggaran lainnya dialokasikan untuk pembelian bibit ayam serta kebutuhan pakan dalam menjalankan usaha tersebut.
“Alhamdulillah hari ini, Rabu 16 September 2026, kita meresmikan kandang ayam petelur. Lokasinya berada di Dukuh Sintru, Desa Kandang Mas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus,” ujar Deni
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah BUMDes Mitra Sejahtera dalam mengembangkan unit bisnis baru sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Deni menyebut, di tengah efisiensi anggaran dan adanya penurunan Dana Desa, BUMDes Mitra Sejahtera masih memperoleh alokasi Dana Desa untuk menjalankan program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur.
“Anggaran kandang ayam petelur ini sebesar Rp250 juta, berasal dari Dana Desa dalam program ketahanan pangan yang diprioritaskan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Ia berharap usaha budidaya ayam petelur tersebut dapat berkembang menjadi salah satu unit bisnis produktif BUMDes. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, keberadaan usaha tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) Kandang Mas.
“Semoga dengan program ketahanan pangan ini, yaitu budidaya ayam petelur, menjadikan BUMDes Mitra Sejahtera semakin maju dengan bisnis baru yaitu ayam petelur, dan bisa memberikan PAD maksimal untuk Desa Kandang Mas itu sendiri dan bisa membawa manfaat yang lebih besar untuk masyarakat Desa Kandang Mas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deni Eko Mulyono juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah yang hadir dalam peresmian kandang ayam petelur tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Kudus, termasuk Bupati Kudus yang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus.
Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Dawe yang hadir melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) beserta anggota.
Tak hanya itu, Deni turut mengapresiasi Pemerintah Desa Kandang Mas. Kepala Desa Kandang Mas, bapak Sofian, hadir bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam kegiatan peresmian tersebut.
Menurut Deni, dukungan dan kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, kecamatan, serta pengelola BUMDes menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha desa.
Peresmian kandang ayam petelur turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Kudus, yakni Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Didik Tri Prasetya dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Famny Dwi Arfana yang mewakili Bupati Kudus.
Program budidaya ayam petelur ini diharapkan tidak berhenti pada pembangunan kandang dan pengadaan bibit, tetapi dapat berkembang menjadi usaha berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi desa.
Dengan hadirnya unit usaha baru tersebut, BUMDes Mitra Sejahtera Kandang Mas diharapkan semakin mampu mengelola potensi ekonomi desa sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga bisa membawa manfaat yang lebih besar untuk masyarakat Desa Kandang Mas,” pungkas Deni



