KUDUS. liputankudus.id. — Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Satuan Tugas (Satgas) BPBD Kabupaten Kudus dan tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan tebu serta semak belukar seluas kurang lebih 3 hektare di Dukuh Santren, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Rabu (2/9/2026).
Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 12.24 WIB dari warga setempat bernama Arif. Tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 12.40 WIB untuk melokalisasi kobaran api.
Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkontrol, kemudian merembet dengan cepat akibat kondisi lahan kering dan hembusan angin yang kencang. Kebakaran ini melanda tanah bondo desa di wilayah RW 3 dan RW 7 Desa Klumpit.
Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Pada pukul 15.40 WIB, api pokok maupun pemadaman total berhasil diselesaikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa, bangunan, atau kendaraan yang terdampak dalam insiden ini. Sementara itu, nilai kerugian materil masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Upaya pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala signifikan, di antaranya:
Cakupan area kebakaran yang luas dan kondisi lahan kering.
Tiupan angin kencang di sekitar lokasi kejadian.
Akses jalan yang sempit menuju titik api.
Keterbatasan armada pemadam karena penanganan kebakaran lain di tempat terpisah pada waktu yang bersamaan.
Penanganan ini melibatkan pengerahan 3 unit armada BPBD Kudus beserta peralatan pendukung, 1 unit armada Damkar Satpol PP Kudus, serta kendaraan operasional pendukung lainnya.
Keberhasilan penanganan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari berbagai unsur, mulai dari TRC dan Satgas BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, Destana, Pemdes Klumpit, Pemcam Gebog, CBP Kaliwungu, unsur TNI/Polri, relawan gabungan, hingga partisipasi aktif warga masyarakat setempat.



