Kudus.Desa Japan, 24 juli 2026 – Semangat mengembangkan potensi lokal sekaligus menerapkan konsep zero waste terus dilakukan oleh PPK ORMAWA SEC FEB UMK 2026 melalui program SRIDEWI. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan produksi Avo Coffee bersama masyarakat Desa Japan.
Avo Coffee merupakan inovasi produk yang memanfaatkan biji alpukat sebagai bahan utama. Biji alpukat yang selama ini umumnya dibuang dan menjadi limbah, diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diperkenalkan pada proses pengolahan biji alpukat hingga menjadi Avo Coffee. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan produksi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa bagian buah yang sering dianggap sebagai limbah masih dapat dimanfaatkan melalui inovasi dan kreativitas.
Pemanfaatan biji alpukat menjadi Avo Coffee menjadi salah satu bentuk penerapan konsep zero waste, dengan mengoptimalkan bahan yang tersedia dan mengurangi potensi limbah organik. Inovasi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menciptakan produk lokal yang memiliki nilai tambah.
PPK ORMAWA SEC FEB UMK berharap Avo Coffee dapat terus dikembangkan, baik dari segi kualitas produk, kemasan, maupun pemasaran. Dengan begitu, pemanfaatan limbah biji alpukat tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Japan.
Melalui SRIDEWI, langkah sederhana dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai diharapkan mampu menjadi bagian dari perjalanan Desa Japan menuju desa wirausaha yang mandiri, inovatif, makmur, dan sejahtera. 🌱☕


