Demak. liputankudus.id. – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lingkungan RT 04 RW 04, Tegalsari, Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Sekitar 100 warga mengikuti jalan sehat yang digelar sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan. Setelah itu, warga mengikuti jalan sehat mengelilingi wilayah desa mulai pukul 07.30 WIB hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
Ketua RT 04 RW 04 Tegalsari, Suprat mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, momentum HUT RI tidak seharusnya hanya dirayakan dengan berbagai hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan.
“Di usia Indonesia ke-81 ini, kita sebagai generasi penerus wajib menunjukkan semangat kita. Salah satunya melalui jalan sehat ini,” kata Suprat.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran tubuh. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan warga juga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat persatuan.
“Jalan sehat bukan cuma untuk menyehatkan badan, tetapi juga menyehatkan rasa nasionalisme. Kita jangan sampai lupa bahwa kemerdekaan ini diperoleh dengan perjuangan dan pengorbanan yang mahal,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Peserta dari berbagai usia mengikuti rute yang telah disiapkan panitia. Sejumlah warga juga turut membantu kelancaran kegiatan, sementara pedagang ikut meramaikan suasana di sekitar lokasi.
"Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian door prize dan makan bersama. Rangkaian acara diperkirakan selesai sekitar pukul 12.00 WIB," katanya.
Suprat menyebut hadiah undian memang menjadi salah satu daya tarik bagi peserta. Namun, menurutnya, tujuan utama kegiatan bukan sekadar mendapatkan hadiah, melainkan membangun interaksi dan rasa memiliki di tengah masyarakat.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Warga bisa berkumpul, bercanda, saling membantu dan merasakan bahwa kita adalah satu lingkungan,” katanya.
Sementara itu, salah satu warga, Sodikin mengaku senang dapat ikut memeriahkan rangkaian kegiatan HUT RI di lingkungannya. Ia menilai kegiatan seperti jalan sehat mampu membuat warga semakin akrab.
“Kegiatan 17 Agustus seperti ini sangat bagus karena warga bisa berkumpul bersama. Tidak hanya orang tua, anak-anak juga ikut merasakan suasana kemerdekaan. Harapannya kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun dan semakin meriah,” ujar Sodikin.
Ia berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam perayaan HUT RI tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini adalah bukti bahwa semangat nasionalisme, gotong royong, dan persatuan warga kita masih sangat kuat. Dari anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, sampai lansia semua ikut gembira dan menikmati kegiatan bersama,” ujar Sodikin.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum untuk berkumpul, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
“Melalui jalan sehat kita menjaga kesehatan dan kebersamaan. Melalui lomba-lomba kita tumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan rasa kekeluargaan,” katanya.
Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial setiap Agustus. Menurutnya, nilai-nilai yang muncul dalam perayaan tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kegiatan pembangunan di masyarakat.
“Mari kita jadikan peringatan 17 Agustus ini bukan hanya seremonial, tetapi kita isi dengan kerja nyata, menjaga lingkungan, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih maju,” pungkasnya.



