Kudus. liputankudus.id. Jum'at, 31 Juli 2026 – Potensi buah lokal Desa Japan kembali diolah menjadi inovasi yang bernilai ekonomi. Melalui program SRIDEWI, Tim PPK ORMAWA SEC FEB UMK 2026 menggelar pelatihan produksi Symelo, produk olahan berbahan dasar daging buah pamelo yang memiliki cita rasa segar dan khas. Tak hanya menawarkan keunikan rasa, pamelo juga dikenal sebagai buah yang kaya akan kandungan vitamin dan senyawa antioksidan, sehingga Symelo memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan Desa Japan yang bernilai ekonomi dan memiliki daya tarik bagi konsumen.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong masyarakat Desa Japan untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Dalam pelatihan tersebut, masyarakat mendapatkan pendampingan secara langsung mengenai proses pengolahan daging buah pamelo hingga menjadi Symelo yang siap dikembangkan sebagai produk unggulan desa.
Tidak hanya berfokus pada proses produksi, pelatihan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat. Potensi pamelo yang selama ini dapat dinikmati secara langsung kini dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas.
Pengembangan Symelo juga sejalan dengan semangat SRIDEWI dalam membangun Desa Japan sebagai desa wirausaha. Dengan memanfaatkan bahan lokal yang tersedia, masyarakat didorong untuk menciptakan inovasi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pertanian desa.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, PPK ORMAWA SEC FEB UMK berharap Symelo dapat terus dikembangkan dari sisi kualitas, kemasan, hingga pemasaran sehingga mampu menjadi salah satu produk unggulan Desa Japan yang dikenal lebih luas.
Dari buah lokal, lahir inovasi. Dari inovasi, tumbuh peluang usaha. 🌱🍈✨
Symelo — Potensi Lokal, Cita Rasa Istimewa, Produk Unggulan Desa Japan!


