• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    14 Tim Finalis Adu Gagasan di FESTIRA 2026, Angkat Solusi Berkelanjutan dari AI hingga Pengolahan Sampah Plastik

    Any Firgiyanti
    7/28/26, 12:17 WIB Last Updated 2026-07-28T05:17:21Z




    KUDUS, liputankudus.id – Sebanyak 14 tim finalis dari kalangan pelajar dan mahasiswa mempresentasikan gagasan terbaik mereka dalam ajang Festival Kreativitas dan Penalaran (FESTIRA) 2026 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Riset (PR) UIN Sunan Kudus. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menawarkan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan pembangunan berkelanjutan, mulai dari lingkungan, teknologi, pendidikan hingga ekonomi kreatif.


    Mengusung tema "Echoes of Innovation: Sinergi Kreatif Generasi Muda dalam Menjawab Tantangan Global Berkelanjutan", FESTIRA 2026 menghadirkan dua kategori lomba, yakni Essay Competition bagi siswa SMA/sederajat dan Paper Competition (Karya Tulis Ilmiah/KTI) tingkat mahasiswa. Kegiatan ini memang dirancang sebagai wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, sekaligus inovatif bagi generasi muda.


    Ketua Umum UKM Penalaran dan Riset UIN Sunan Kudus, Naswa Nurmala Salsabila, mengatakan FESTIRA tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang bertemunya berbagai gagasan yang berpotensi memberikan solusi nyata bagi masyarakat.


    "Melalui FESTIRA kami ingin menghadirkan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk berani menyampaikan gagasan yang berbasis riset. Kami berharap ide-ide yang lahir tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi dapat menjadi inspirasi bahkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.


    Sebanyak tujuh tim tampil pada babak final Essay Competition dengan tema "Aktualisasi Gagasan Kreatif Generasi Muda dalam Menghadapi Isu Keberlanjutan." Beragam isu diangkat para peserta, mulai dari pajak ekologis komputasi, ekonomi sirkular, inovasi pelapis ramah lingkungan berbahan cangkang nyamplung, pewarna alami limbah kayu mebel Jepara, penguatan ekosistem sekolah berbasis human-centered intelligence, hingga pengolahan sampah plastik di Kabupaten Kudus.


    Sementara itu, tujuh tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi bersaing pada kategori Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan tema "Optimalisasi Potensi Generasi Muda dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan."



    Karya yang dipresentasikan juga beragam, di antaranya model edukasi sejarah lokal berbasis experiential learning, pemanfaatan large language model (LLM) sebagai tutor matematika interaktif dalam gim RPG, teknologi biooksidasi metana untuk menekan emisi TPA, model pembiayaan transisi energi maritim berbasis blue-green waqf, pengelolaan limbah industri tapioka melalui koperasi sosial, sistem akuaponik tenaga surya untuk wilayah rob, hingga inovasi drone FPV otonom untuk operasi pencarian dan penyelamatan pascabencana.


    Ketua Panitia FESTIRA 2026, Febryna Anggraini, mengatakan kualitas karya peserta tahun ini menunjukkan semakin tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu keberlanjutan.


    "Tema yang diangkat peserta sangat beragam, tetapi memiliki benang merah yang sama, yaitu bagaimana inovasi dan hasil penelitian dapat menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Kami melihat banyak gagasan yang aplikatif dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut," katanya.


    Pada babak final, setiap tim memperoleh waktu 10 menit untuk mempresentasikan karya, dilanjutkan 15 menit sesi tanya jawab bersama dewan juri.


    Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan bobot 40 persen untuk sesi tanya jawab, 30 persen mutu karya, dan 30 persen kualitas penyajian. Dewan juri menilai sistematika penyajian, kejelasan ide, kualitas pembahasan, hingga kemampuan peserta mempertahankan argumentasi saat sesi diskusi.


    Kategori Essay Competition dinilai oleh Dr. Irfai Fathurohman, S.Pd., M.Pd. dan Ulya Fawaida, M.Pd., sedangkan kategori KTI dinilai oleh Dr. Atik Rokhayani, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Muhammad Jalil, M.Pd.


    Rangkaian FESTIRA 2026 berlangsung sejak presentasi final Essay Competition secara daring pada 23 Juli, dilanjutkan presentasi final KTI pada 27 Juli, dan ditutup seminar nasional sekaligus pengumuman pemenang pada 28 Juli 2026.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler