-->
  • Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Transformasi Halaman Pendopo Menjadi Lapangan Mini Soccer, Bupati Kudus Sambut Piala Dunia dan International Women’s Soccer Trilogy

    Any Firgiyanti
    6/12/26, 13:08 WIB Last Updated 2026-06-12T06:09:41Z




    Liputankudus.id. KUDUS – Wajah halaman depan Pendopo Kabupaten Kudus kini tampil berbeda. Demi menyambut semarak Piala Dunia sekaligus rangkaian International Women’s Soccer Trilogy, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menginisiasi alih fungsi sementara area tersebut menjadi lapangan mini soccer. 


    Fasilitas ini dihadirkan agar masyarakat dapat turut merasakan atmosfer dan eforia pesta sepak bola dunia.


    Peresmian lapangan mini soccer tersebut ditandai dengan pertandingan persahabatan antara Bupati Kudus bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) melawan awak media. Tidak ketinggalan, para ASN perempuan turut menyemarakkan suasana dengan menggelar laga antartim sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan sepak bola wanita di tanah air.


    Dalam keterangannya, Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa kehadiran lapangan mini soccer di pusat pemerintahan ini merupakan langkah strategis untuk membumikan semangat olahraga di tengah masyarakat.



    "Di depan Pendopo Kabupaten Kudus, kita membuka fasilitas mini soccer. Langkah ini diambil guna menyambut Piala Dunia, mengingat sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling digemari oleh masyarakat luas," ujar Bupati.


    Menjadi Pusat Pembinaan Sepak Bola Putri Internasional

    Momentum ini terasa kian istimewa karena Kabupaten Kudus tengah bersiap menjadi episentrum penyelenggaraan International Women’s Soccer Trilogy. Rangkaian kompetisi sepak bola putri bergengsi ini diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.


    Sebagai informasi, trilogi kompetisi tersebut mencakup: HydroPlus Women’s Soccer League, MilkLife Soccer Challenge All-Stars, dan Srikandi Merdeka Cup Internasional 2026 (sebagai puncak kompetisi yang akan diikuti oleh enam negara).


    "Di Kabupaten Kudus nanti akan digelar trilogi untuk women’s soccer. Puncaknya adalah Srikandi Merdeka Cup, yang akan diikuti oleh enam negara luar," tutur Sam’ani.


    Beliau optimistis bahwa kehadiran rentetan ajang internasional ini menjadi peluang besar untuk menjaring talenta-talenta berbakat, sekaligus memperkuat posisi Kudus sebagai salah satu pilar pembinaan sepak bola wanita di Indonesia.


    "Harapannya, dari sini akan lahir bibit-bibit terbaik yang mampu memperkuat Tim Nasional Indonesia dan mengukir prestasi di kancah dunia," tambahnya.


    Selain berfungsi sebagai sarana olahraga dan lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia, kawasan Pendopo Kabupaten Kudus ini juga dirancang untuk membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus secara khusus menggandeng para pelaku UMKM lokal untuk berniaga selama rangkaian kegiatan berlangsung.


    "Tidak masalah jika rumputnya mengalami sedikit kerusakan, demi kebahagiaan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Nanti bisa kita perbaiki kembali. Yang terpenting adalah kegembiraan rakyat. Dalam setiap kegiatan, kami juga berkolaborasi dengan UMKM Kabupaten Kudus. Ini adalah upaya memberikan hiburan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat," jelas Sam'ani.


    Bupati menekankan bahwa olahraga memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung aktivitas positif ini sebagai wadah penyaluran bakat dan energi pemuda.


    "Ketika energi anak muda disalurkan melalui olahraga, mereka akan terhindar dari aktivitas-aktivitas negatif. Energi mereka terarah pada hal-hal yang produktif," tegasnya.



    Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari warga. Mia, salah seorang warga asal Hadipolo, mengungkapkan antusiasmenya atas kehadiran lapangan mini soccer di halaman pendopo. Ia menilai fasilitas publik ini berpotensi menjadi pusat aktivitas warga yang positif, terutama pada akhir pekan.


    "Jika hari Minggu dibuka untuk umum, area ini pasti akan sangat ramai. Lapangannya representatif dan nyaman, bahkan untuk sekadar berkumpul. Ditambah lagi dengan adanya agenda nonton bareng dan stan UMKM, semoga pelaksanaannya berjalan sukses dan meriah," ungkap Mia.


    Melalui kehadiran lapangan mini soccer di jantung kota serta kesiapan sebagai tuan rumah International Women’s Soccer Trilogy, Kabupaten Kudus tidak hanya sekadar merayakan euforia sepak bola global, namun juga mempertegas komitmennya sebagai motor penggerak sepak bola putri di Indonesia.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler