• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Sambangi Dapur Aspal PUPR Bupati Kudus Janji Perbaikan Jalan Lebih Responsif

    LIPUTAN KUDUS 2
    6/10/26, 15:26 WIB Last Updated 2026-06-10T08:26:44Z



    Liputankudus.id. KUDUS – Di tengah masih adanya keluhan masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau fasilitas produksi aspal atau "dapur aspal" milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Rabu (10/6/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Sam’ani didampingi Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus Agung Dwi Hartono. Mereka meninjau kesiapan material, peralatan, serta personel yang akan diterjunkan dalam program pemeliharaan rutin jalan kabupaten.

    Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan infrastruktur tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pemkab Kudus menilai pemeliharaan jalan tidak bisa ditunda karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

    Sam’ani mengatakan jalan memiliki umur layanan sehingga membutuhkan perawatan secara berkala. Menurutnya, pemeliharaan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan ringan berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah dan membutuhkan biaya lebih besar.

    “Jalan memiliki umur layanan sehingga perlu dilakukan perawatan secara berkala. Yang kami lakukan saat ini adalah pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap baik, aman, dan nyaman digunakan masyarakat,” ujarnya.




    Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menerapkan skala prioritas dalam penanganan jalan. Ruas-ruas dengan tingkat lalu lintas harian tinggi serta memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antarwilayah menjadi fokus utama pemeliharaan.

    “Kami memprioritaskan ruas jalan yang mobilitasnya tinggi dan menjadi akses penting bagi masyarakat. Dengan pemeliharaan yang rutin, kerusakan dapat ditangani lebih cepat sehingga tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih berat,” katanya.

    Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Dinas PUPR Kudus telah membentuk empat tim pemeliharaan jalan. Tim tersebut bertugas melakukan perbaikan secara responsif berdasarkan hasil pemantauan maupun laporan masyarakat.

    “Kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, PUPR sudah membentuk empat tim yang siap bergerak melakukan pemeliharaan jalan. Masyarakat juga dapat menyampaikan aduan melalui layanan Wadul K1K2 apabila menemukan kerusakan jalan yang memerlukan penanganan,” jelasnya.

    Meski demikian, tantangan perbaikan infrastruktur jalan di Kudus tidak hanya berada pada ruas jalan kabupaten. Sejumlah jalan provinsi dan nasional yang melintas di wilayah Kudus juga kerap menjadi sorotan masyarakat ketika mengalami kerusakan. Terkait hal itu, Sam’ani menyatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat agar penanganan dapat segera dilakukan.

    “Untuk jalan yang menjadi kewenangan provinsi maupun pemerintah pusat, kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar penanganannya dapat segera dilakukan. Tujuannya sama, yaitu memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” lanjutnya.

    Kunjungan ke dapur aspal tersebut menjadi salah satu bentuk pengawasan langsung pemerintah daerah terhadap kesiapan program pemeliharaan jalan. Namun, masyarakat pada akhirnya akan menilai keberhasilan program itu dari kondisi jalan di lapangan, terutama seberapa cepat kerusakan ditangani dan seberapa besar dampaknya terhadap kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler