KUDUS, liputankudus.id – Kasus warga yang ditemukan meninggal dunia di area persawahan kembali terjadi di Kabupaten Kudus. Setelah sehari sebelumnya seorang petani ditemukan meninggal di Kecamatan Bae, kali ini peristiwa serupa terjadi di area persawahan Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Selasa (21/7/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Kusnadi (48), seorang buruh asal Desa Jepang RT 05 RW 09, Kecamatan Mejobo.
Kapolsek Mejobo, AKP Heri Purwanto, mengatakan korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang warga yang hendak mencari rumput untuk pakan ternak.
"Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan tertindih sepeda motor yang digunakan untuk mengangkut rumput. Saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Mejobo," ujar AKP Heri Purwanto.
Mendapat laporan tersebut, Wakapolsek Mejobo IPTU Noor Kholis bersama personel Polsek Mejobo, Bhabinkamtibmas Desa Jepang, Tim Inafis Polres Kudus, serta petugas medis dari UPTD Puskesmas Jepang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter UPTD Puskesmas Jepang bersama Tim Inafis Polres Kudus, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Pemeriksaan luar menunjukkan adanya lebam mayat di bagian punggung, luka lecet pada ketiak kanan akibat terjatuh dari sepeda motor, serta keluarnya cairan kemerahan pada mata kanan dan belakang telinga kanan akibat benturan saat terjatuh dan tertimpa sepeda motor.
Selain itu, ditemukan pembengkakan pada tungkai hingga telapak kaki kanan serta penimbunan cairan pada perut yang diduga berkaitan dengan penyakit yang telah lama diderita korban.
"Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena riwayat penyakit jantung dan paru-paru yang sudah lama dideritanya," terang AKP Heri Purwanto.
Pihak keluarga menerima hasil pemeriksaan tersebut dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi kejadian kedua dalam dua hari berturut-turut di Kabupaten Kudus. Sebelumnya, Senin (20/7/2026) petang, seorang warga Desa Ngemplak Kulon, Kecamatan Gebog, Suntono (47), juga ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dukuh Karangsambung, Desa Bae, Kecamatan Bae.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, mengatakan hasil pemeriksaan terhadap korban di Kecamatan Bae juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal akibat serangan jantung setelah beberapa jam berada di area persawahan seorang diri.
Menyikapi dua kejadian serupa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pencari rumput, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum beraktivitas di sawah. Warga yang memiliki riwayat penyakit juga disarankan tidak bekerja seorang diri serta memberitahukan lokasi tujuannya kepada keluarga agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi keadaan darurat.


