• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Petani Asal Gebog Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah di Bae Kudus Diduga Terserang Jantung

    Any Firgiyanti
    7/20/26, 23:30 WIB Last Updated 2026-07-21T04:01:32Z



    KUDUS, liputankudus.id – Seorang petani asal Desa Ngemplak Kulon, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dukuh Karangsambung, Desa Bae, Kecamatan Bae, Senin (20/7/2026) malam.


    Korban diketahui bernama Suntono (47), buruh harian lepas yang sehari-hari juga mencari rumput untuk pakan ternak. Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di tengah sawah sekitar pukul 22.10 WIB setelah sebelumnya dinyatakan hilang karena tak kunjung pulang ke rumah.


    Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, S.H., mengatakan korban diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 16.00 WIB untuk mencari rumput dengan mengendarai sepeda motor dan membawa sabit. Biasanya korban sudah kembali sebelum waktu Magrib.


    "Karena hingga malam korban belum pulang, keluarga bersama warga berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 22.00 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area persawahan Dukuh Karangsambung, Desa Bae. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian," ujar Iptu Madiyono.


    Setelah menerima laporan, personel Polsek Bae bersama Tim Inafis Polres Kudus, petugas Puskesmas Bae, Koramil Bae, serta relawan yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus dan Bagana mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.


    Pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan oleh Tim Inafis Polres Kudus bersama dokter dari UPTD Puskesmas Bae. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


    "Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung dan diperkirakan telah meninggal sekitar empat hingga lima jam sebelum ditemukan," kata Iptu Madiyono.


    Ia mengimbau masyarakat, khususnya para petani yang beraktivitas di sawah seorang diri, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum bekerja.


    "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi fisik saat beraktivitas, terutama ketika bekerja di area persawahan yang cukup jauh dari permukiman. Jika memiliki riwayat penyakit, sebaiknya tidak bekerja sendirian dan selalu memberi tahu keluarga mengenai lokasi tujuan. Dengan demikian, apabila terjadi keadaan darurat, penanganan dapat dilakukan lebih cepat," imbau Iptu Madiyono.


    Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Selama proses evakuasi hingga penanganan di lokasi, situasi berlangsung aman dan kondusif.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler