Liputankudus.id. KUDUS – Mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) Terintegrasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menyelenggarakan kegiatan *Muslim Alpha Ceria (MAC) 2026* di Masjid Agung Kudus, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema *“Petualangan Generasi Ceria: Bijak Bermain Gadget, Hebat dalam Berbagi”* ini diikuti oleh 30 peserta dari kelas Jilid 5, 6, dan 7 RTQ Masjid Agung Kudus.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi keilmuan Manajemen Dakwah dalam bidang pembinaan masyarakat dan pengembangan program dakwah berbasis kebutuhan umat. Melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan partisipatif, mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial sejak dini.
Ketua Panitia, Aziza Muf’ida, menjelaskan bahwa Muslim Alpha Ceria dirancang sebagai media dakwah yang ramah anak dengan menyesuaikan tantangan yang dihadapi Generasi Alpha di era digital.
“Sebagai mahasiswa Manajemen Dakwah, kami belajar bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi juga melalui program yang terencana, edukatif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satu tantangan anak-anak saat ini adalah penggunaan gadget yang berlebihan. Oleh karena itu, kami menghadirkan edukasi literasi digital yang dikemas secara menyenangkan agar mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sesi storytelling interaktif bertajuk *“Si Hero Gadget Bijak”*. Melalui metode bercerita, permainan edukatif, dan diskusi sederhana, peserta diajak memahami pentingnya mengatur waktu penggunaan gadget agar tidak mengganggu kewajiban utama seperti salat, mengaji, belajar, dan membantu orang tua.
Selain itu, peserta juga mengikuti lomba estafet kalimat panjang yang bertujuan melatih kreativitas, komunikasi, serta kerja sama antarpeserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program *Berbagi Ceria* di kawasan Simpang Tujuh Kudus sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Pengurus Masjid Agung Kudus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus yang menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini. Anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar menggunakan gadget secara bijak, tetapi juga belajar tentang kepedulian sosial, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman. Harapannya, Masjid Agung Kudus dapat terus menjadi ruang pembelajaran yang nyaman bagi generasi muda,” ungkap perwakilan Pengurus Masjid Agung Kudus.
Kegiatan Muslim Alpha Ceria 2026 juga mendapat dukungan dari BAZNAS Kabupaten Kudus dan sejumlah pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut. Dukungan berbagai pihak menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda memerlukan kolaborasi antara lembaga pendidikan, masjid, organisasi sosial, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPL Manajemen Dakwah UIN Sunan Kudus berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi muslim yang cerdas secara digital, kuat dalam nilai keagamaan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah, doa bersama, dan foto bersama peserta serta panitia.




