• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Hindari Berita Hoaks, Komunitas Jogja Menyapa Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Bermedia Sosial

    Any Firgiyanti
    7/21/26, 18:47 WIB Last Updated 2026-07-21T11:51:35Z



    Liputankudus.id. Yogyakarta – Di era digital yang serba cepat, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Selain memudahkan komunikasi dan penyebaran informasi, media sosial juga memiliki sisi lain yang perlu diwaspadai, yakni maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks), ujaran provokatif, serta konten yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


    Fenomena tersebut menjadi perhatian Komunitas Jogja Menyapa, salah satu komunitas pegiat media sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026 bertajuk "Peran Media Sosial dalam Menanggulangi Penyebaran Hoaks serta Edukasi Penggunaan Media Sosial Secara Bijak", komunitas ini mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam menerima maupun membagikan informasi di ruang digital.


    Kegiatan yang dihadiri puluhan anggota Komunitas Jogja Menyapa tersebut menjadi wadah diskusi sekaligus edukasi mengenai pentingnya literasi digital. Para peserta diajak memahami dampak negatif penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan, memecah persatuan, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


    Ketua Komunitas Jogja Menyapa, Tomy Samudra, menyampaikan bahwa media sosial saat ini merupakan salah satu sumber informasi tercepat yang diakses masyarakat. Oleh karena itu, setiap pengguna memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang diterima maupun dibagikan telah melalui proses verifikasi.


    «"Media sosial memberikan manfaat yang luar biasa apabila digunakan secara bijak. Namun sebaliknya, informasi yang tidak benar atau hoaks dapat dengan cepat menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap pengguna media sosial harus lebih teliti sebelum membagikan suatu informasi," ujar Tomy.»


    Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip "Saring Sebelum Sharing", dengan selalu mengecek sumber informasi, memastikan kebenaran isi berita, serta menghindari penyebaran konten yang bersifat provokatif, menyesatkan, maupun mengandung ujaran kebencian.


    Selain memberikan edukasi kepada para anggota komunitas, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Melalui penyebaran informasi yang positif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.


    Komunitas Jogja Menyapa berharap kegiatan edukasi literasi digital seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam menangkal penyebaran berita hoaks demi menjaga persatuan, ketertiban, dan keharmonisan sosial.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler