-->
  • Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Fasilitator Kombel Bergema Ikuti ToT KSE Siap Dampingi Guru Mejobo Wujudkan Pembelajaran Mendalam

    Any Firgiyanti
    6/14/26, 17:01 WIB Last Updated 2026-06-14T10:20:11Z




    Liputankudus.id. Kudus – Komunitas Belajar (Kombel) Bergema KKG SD Korwilcam Mejobo kembali merealisasikan program penguatan kompetensi guru melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) bertajuk “Dari Pengetahuan ke Kesadaran: Integrasi Kompetensi Sosial Emosional (KSE) dalam Pembelajaran Mendalam di SD” yang berlangsung di Wisma Djarum Ploso, Kudus, Jumat-Sabtu (12-13/6/2026).


    Kegiatan ini diikuti 37 pengurus Kombel Bergema yang dipersiapkan sebagai fasilitator untuk mendampingi guru-guru SD di delapan gugus wilayah Korwilcam Pendidikan Mejobo. ToT menjadi tindak lanjut dari peluncuran Kombel Bergema yang sebelumnya digelar pada Mei lalu sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kompetensi guru.


    Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari kebijakan pemerintah terkait komunitas belajar, konsep dasar Kompetensi Sosial Emosional (KSE), pembelajaran mendalam, integrasi KSE dalam pembelajaran, andragogi, penyusunan media pelatihan daring, hingga penyusunan rencana moderasi pelatihan.



    Korwilcam Pendidikan Mejobo, Masrukan, mengatakan bahwa ToT ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan fasilitator yang mampu menggerakkan budaya belajar guru secara berkelanjutan.


    “Melalui ToT ini, kami ingin menyiapkan fasilitator yang tidak hanya memahami konsep Kompetensi Sosial Emosional dan pembelajaran mendalam, tetapi juga mampu mendampingi rekan-rekan guru di gugus masing-masing. Ketika guru terus belajar dan berkembang, maka kualitas pembelajaran yang diterima anak-anak juga akan semakin baik,” ujarnya.


    Menurutnya, penguatan KSE menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pendidikan saat ini karena guru dituntut tidak hanya mengembangkan aspek akademik, tetapi juga karakter dan kesejahteraan psikologis murid.


    Sementara itu, Marcella Marissa Sugiarto Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation yang hadir dalam pembukaan ToT, menyampaikan apresiasinya atas semangat kolaborasi yang ditunjukkan para guru di Kecamatan Mejobo. Menurutnya, keberadaan komunitas belajar menjadi salah satu kunci dalam menciptakan transformasi pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak.


    “Kami bangga melihat semangat belajar dan berbagi yang luar biasa dari para guru di Mejobo. Melalui komunitas belajar seperti Kombel Bergema ini, guru memiliki ruang untuk saling menguatkan, bertukar praktik baik, dan terus meningkatkan kapasitas diri. Harapannya, dampak positifnya tidak hanya dirasakan guru, tetapi juga sampai kepada murid di kelas. Dan kami akan selalu mendukung kegiatan positif mandiri seperti ini,” katanya.


    Penanggung Jawab Kombel Bergema, Eko Mardiana, menjelaskan bahwa ToT ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pemahaman konsep dan praktik di lapangan. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga dibekali keterampilan fasilitasi agar mampu menjadi trainer bagi rekan sejawat di sekolah maupun komunitas belajar.


    “Target kami adalah lahirnya fasilitator-fasilitator yang kompeten, inspiratif, dan siap mendampingi guru dalam mengintegrasikan KSE ke dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan murid,” jelasnya.


    Setelah mengikuti ToT, para fasilitator akan diterjunkan untuk mendampingi pelatihan guru di delapan gugus SD Korwilcam Mejobo. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengembangan kompetensi yang diinisiasi Kombel Bergema sepanjang tahun 2026 guna memperkuat kualitas pendidikan, budaya belajar guru, serta implementasi pembelajaran yang berpihak pada murid.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler