KUDUS. liputankudus.id. – Kebakaran lahan semak belukar terjadi di Desa Singocandi RT 05/RW 02, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Kamis (1/10/2026) sore. Api yang membakar lahan kering dengan luas sekitar 50 meter x 20 meter tersebut merembet hingga menyebabkan sejumlah bangunan dan kendaraan milik warga ikut terbakar.
Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan diterima petugas pada waktu yang sama dan satu menit kemudian tim langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.21 WIB. Kondisi lahan yang kering, ditambah hembusan angin kencang serta lokasi yang berdekatan dengan permukiman warga, membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah api meluas.
Petugas gabungan akhirnya berhasil memadamkan api pokok maupun api secara keseluruhan sekitar pukul 16.00 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, satu rumah milik Sunarti mengalami kerusakan ringan pada bagian rusuk atap berbahan kayu serta genteng di bagian dapur. Kerugian pada rumah tersebut diperkirakan sekitar Rp300 ribu.
Selain itu, kandang kambing milik Udin berukuran sekitar 3 meter x 2 meter hangus terbakar. Dalam kejadian tersebut, satu ekor kambing turut terbakar dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp3 juta.
Kandang kambing lainnya milik Jumadi berukuran sekitar 4 meter x 3 meter juga hangus terbakar. Kandang tersebut dalam kondisi kosong dan kerugiannya diperkirakan sekitar Rp1 juta.
Tidak hanya bangunan, tiga unit sepeda motor juga terdampak kebakaran. Dua kendaraan diketahui memiliki nomor polisi K 4966 KT dan K 2483 ZG, sementara satu sepeda motor lainnya tidak diketahui nomor polisinya. Ketiganya mengalami kerusakan berat hingga hanya menyisakan rangka.
Secara keseluruhan, kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkontrol. Api kemudian merambat ke lahan semak belukar yang dalam kondisi kering.
Proses pemadaman melibatkan TRC BPBD Kudus, Satgas BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, TNI-Polri, Destana, serta warga masyarakat.
Petugas mengerahkan dua armada Damkar BPBD Kudus lengkap dengan perlengkapannya, satu armada Damkar Satpol PP Kudus, serta sepeda motor untuk mendukung penanganan di lokasi.
Petugas BPBD yang terlibat di antaranya Hari, Yusuf, Faesol dan Kusnadi dari TRC, serta Ershad, Diki dan Wawan dari Satgas BPBD Kudus.
Dengan berhasilnya api dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB, petugas memastikan tidak ada lagi api yang berpotensi meluas ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan pembakaran sampah di tengah kondisi lahan yang kering dan cuaca berangin. Pembakaran sampah sebaiknya diawasi secara ketat dan dipastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan.


