KUDUS, liputankudus.id — Kebakaran melanda Panti Asuhan Darul Hadlonah di Kelurahan Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026) siang. Api membakar lantai tiga gedung panti saat tiga anak asuh masih berada di dalam bangunan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga sekitar nekat menggunakan tangga untuk menjangkau lantai tiga dan menyelamatkan ketiga anak tersebut melalui jendela.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 10.30 WIB. Asap hitam pekat terlihat dari area sekitar panti yang berada tepat di samping SD Unggulan Muslimat NU Kudus.
Salah satu penghuni panti, Fardan, mengatakan kebakaran terjadi ketika dirinya dan dua temannya sedang beristirahat. Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang disusul munculnya asap tebal.
“Saat itu sedang istirahat, tiba-tiba terdengar ledakan lalu muncul asap tebal. Ternyata ada kebakaran. Dua teman lain yang sedang istirahat saya bangunkan. Tapi asap sudah tebal, akhirnya menuju jendela dan minta tolong,” ujar Fardan.
Ketiga anak tersebut sempat terjebak di lantai tiga selama sekitar delapan menit. Mereka kemudian berhasil dievakuasi warga melalui jendela menggunakan tangga.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun korban yang masih terjebak di dalam bangunan.
Tim pemadam juga menghadapi kendala karena titik kebakaran berada di lantai tiga.
“Pemadam yang datang langsung melakukan pemadaman api dan melakukan pendinginan. Kami juga memastikan tidak ada korban yang terjebak. Prosesnya cukup kesulitan karena bangunannya tiga lantai,” ujar Miftahul Huda, petugas pemadam kebakaran BPBD Kudus.
Sebanyak delapan armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tim gabungan BPBD, Satpol PP, dan pemadam kebakaran swasta berhasil menjinakkan api dalam waktu kurang dari dua jam.
Bangunan yang terbakar diketahui masih menjadi satu kesatuan dengan gedung serbaguna sekolah.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal kebakaran dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih didalami pihak kepolisian.


