KUDUS. liputankudus.id.– Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 melanjutkan perjalanan di Kabupaten Kudus, Selasa (1/9/2026). Kirab ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan Pramuka di Jawa Tengah.
Perjalanan Estafet Tunas Kelapa memasuki Kabupaten Kudus setelah dilakukan timbang terima dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pati di Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo.
Dari titik tersebut, rombongan melanjutkan kirab dengan melintasi sejumlah wilayah, yakni Jekulo, Mejobo, Bae, Kota Kudus, hingga Jati. Sepanjang perjalanan, kehadiran rombongan ETK mendapat sambutan meriah dari jajaran Pramuka maupun masyarakat.
Antusiasme masyarakat dan anggota Pramuka terlihat di sejumlah titik yang dilalui. Kirab tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan semangat kepramukaan serta mempererat hubungan antarkwartir di wilayah Jawa Tengah.
Setelah menyelesaikan perjalanan di Kabupaten Kudus, Estafet Tunas Kelapa kemudian dilanjutkan menuju Kabupaten Demak. Prosesi timbang terima berlangsung di Garasi Bus Nusantara, Karanganyar, Demak.
Sekretaris Mabicab Kudus, Eko Djumartono, SE, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, secara langsung menyerahkan Estafet Tunas Kelapa kepada Ketua Kwarcab Demak, H. Sri Fahrudin Bisri Slamet, S.E.
Penyerahan tersebut menandai berakhirnya perjalanan ETK di Kabupaten Kudus sekaligus menjadi awal perjalanan berikutnya di Kabupaten Demak.
Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar perjalanan simbolik. Di dalamnya terdapat pesan tentang kesinambungan semangat, persatuan, serta persaudaraan yang menjadi bagian penting dari gerakan Pramuka.
Satu Tunas, Satu Semangat, Satu Persaudaraan!



