• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    KKN 049 UIN Sunan Kudus Edukasi Pengelolaan Limbah Galon Bekas Menjadi Bank Sampah Anorganik di Desa Pasuruhan Kidul

    Any Firgiyanti
    9/01/26, 18:15 WIB Last Updated 2026-09-01T11:16:37Z


    Kudus. liputankudus.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 049 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus melaksanakan kegiatan Pengelolaan Limbah Galon Bekas menjadi Bank Sampah Anorganik bersama masyarakat Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.


    Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah anorganik sejak dari rumah. Limbah galon bekas yang selama ini berpotensi menjadi sampah rumah tangga diperkenalkan sebagai salah satu jenis sampah yang dapat dikumpulkan, dipilah, dan dimanfaatkan melalui sistem bank sampah. Dengan adanya pengelolaan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya membuang sampah, tetapi juga dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.


    Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN 049 memberikan penjelasan mengenai konsep bank sampah anorganik, jenis-jenis sampah yang dapat dikumpulkan, serta tahapan pengelolaan limbah galon bekas. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai proses pemilahan, pengumpulan, pencatatan, hingga pemanfaatan atau penyaluran sampah anorganik yang telah terkumpul.


    Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai permasalahan terkait sampah yang ditemukan di lingkungan sekitar. Mahasiswa KKN 049 juga memberikan contoh pengelolaan limbah galon bekas agar masyarakat dapat memahami secara lebih mudah bagaimana sampah tersebut dapat dimasukkan ke dalam sistem bank sampah anorganik.


    Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta mengikuti penyampaian materi dengan baik serta aktif dalam berdiskusi mengenai pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN 049 untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah dan mengelolanya secara lebih bijak.


    Melalui kegiatan Pengelolaan Limbah Galon Bekas menjadi Bank Sampah Anorganik, KKN Kelompok 049 UIN Sunan Kudus berharap masyarakat Desa Pasuruhan Kidul dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah serta mampu memanfaatkan limbah anorganik yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

    Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian KKN 049 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan menciptakan lingkungan Desa Pasuruhan Kidul yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dengan adanya pengetahuan mengenai bank sampah dan pengelolaan limbah galon bekas, diharapkan masyarakat dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah secara berkelanjutan serta turut berperan dalam mengurangi permasalahan sampah di lingkungan desa.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    KRIMINAL

    +