• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Pedagang Pasar Bitingan Tak Cuma Jual Dagangan, Pagi Ini Mereka 'Jual' Kerukunan

    Any Firgiyanti
    8/19/26, 11:38 WIB Last Updated 2026-08-19T04:39:07Z


    Kudus. liputankudus.id. Rabu 19 Agustus 2026 — Suasana berbeda terlihat di lantai 2 Pasar Bitingan, Kudus, Rabu (19/8/2026) pagi. Di tengah aktivitas jual beli yang biasanya identik dengan tawar-menawar, sejumlah pedagang justru kompak menggerakkan tubuh dalam kegiatan senam sehat.


    Kegiatan tersebut digelar Perkumpulan Guyub Rukun Jumat Berkah, yang beranggotakan para penggiat dan pedagang lantai 2 Pasar Bitingan. Senam berlangsung di area sebelah lapak ikan dan daging, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.


    Nuansa merah putih begitu terasa. Para peserta mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, sementara area pasar dihiasi berbagai ornamen kemerdekaan. Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme para pedagang yang ikut berbaur mengikuti gerakan senam.


    Bagi para pedagang, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga bersama. Ada semangat kebersamaan yang ingin terus dirawat di tengah kesibukan berdagang.


    Ibu Sudarni, perwakilan Perkumpulan Guyub Rukun Jumat Berkah, mengatakan kegiatan senam tersebut digelar dengan anggaran swadaya dari para anggota.


    “Kami mengadakan giat ini dengan anggaran swadaya sendiri. Setiap Jumat kami juga membuat nasi Jumat Berkah untuk khalayak umum, dengan sistem bergantian para anggota. Semoga saja perkumpulan kami bisa menjadi contoh untuk pedagang yang ada di pasar seluruh Kudus, biar tercipta kerukunan antar pedagang,” ujar Sudarni.


    Menurutnya, semangat guyub tidak berhenti pada kegiatan senam. Perkumpulan tersebut juga secara rutin menjalankan kegiatan sosial berupa pembagian nasi Jumat Berkah kepada masyarakat.


    Antusiasme pedagang terlihat sejak kegiatan dimulai. Mereka mengikuti senam sehat dan bugar bersama, meninggalkan sejenak kesibukan di lapak masing-masing untuk berkumpul dan menikmati suasana kebersamaan.


    Sudarni menambahkan, kegiatan tersebut tetap dilakukan melalui koordinasi dengan pihak pengelola Pasar Bitingan.


    “Itu pun kita tetap melakukan izin prosedural dengan manajemen Pasar Bitingan. Alhamdulillah, Pasar Bitingan mendukung dan memperbolehkan kita melakukan kegiatan,” tambahnya.



    Sementara itu, Koordinator Pasar Bitingan, Toha, menyambut positif kegiatan yang dilakukan para pedagang. Menurutnya, selama kegiatan bersifat positif dan kondusifitas pasar tetap terjaga, pihak manajemen memberikan ruang bagi pedagang untuk melakukan aktivitas bersama.


    “Ya, kalau itu hal positif dan kondusifitasnya bisa dijaga, kami selaku manajemen Pasar Bitingan mengizinkan kegiatan tersebut. Itu juga kita pikirkan demi kenyamanan dan keinginan para pedagang di Pasar Bitingan,” ujar Toha.


    Senam pagi di lantai 2 Pasar Bitingan akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda memperingati kemerdekaan. Di tengah riuhnya pasar dan aktivitas perdagangan, para pedagang menunjukkan bahwa tempat mencari nafkah juga bisa menjadi ruang untuk membangun solidaritas.


    Sebab, di pasar, yang diperjualbelikan bukan hanya barang. Kerukunan pun perlu “dipupuk” setiap hari agar hubungan antar pedagang tetap sehat, bugar, dan guyub.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler