• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kebakaran Warung Makan Bu Noki di Mlati Kidul, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

    Any Firgiyanti
    8/25/26, 05:56 WIB Last Updated 2026-08-24T22:58:09Z





    KUDUS. liputankudus.id. – Warung makan Bu Noki di Jalan Pramuka, Desa Mlati Kidul RT 02/RW 03, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, terbakar pada Selasa (25/8/2026) dini hari. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.20 WIB.


    Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari kabel kulkas. Percikan api kemudian membakar bagian warung dan meluas ke sejumlah material serta perabotan yang berada di dalamnya.


    Tim Respons Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kudus menerima laporan pada pukul 04.20 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi satu menit kemudian dan tiba sekitar pukul 04.30 WIB.


    Proses pemadaman dilakukan bersama sejumlah unsur, di antaranya TRC BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, Damkar PT Noyorono, DESTANA, TNI/Polri, serta pekerja.



    Petugas berjibaku memadamkan api yang berada di bangunan warung makan berukuran sekitar 7 meter x 4 meter. Bangunan tersebut menggunakan material seng dan baja ringan serta terdapat sejumlah perabotan dan bahan yang mudah terbakar.


    Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.12 WIB. Pada waktu yang sama, kondisi dinyatakan padam total setelah petugas melakukan penanganan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.


    Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya angin yang cukup kencang, banyaknya material mudah terbakar, serta lokasi kebakaran yang berada di dekat permukiman warga, sekolah, dan sejumlah usaha niaga lainnya.


    Tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang terdampak dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan warung makan beserta perabotan di dalamnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.


    Pemilik warung, Marsuti, mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta. Petugas mengerahkan dua armada Damkar BPBD Kudus, dua armada Damkar Satpol PP Kudus, serta satu armada Damkar PT Noyorono. Seluruh armada dilengkapi peralatan pemadaman seperti nozzle, selang, dan perlengkapan pendukung lainnya.


    Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan kabel, sambungan listrik, serta peralatan elektronik secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler