• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Simak, Inilah Rangkaian Agenda Hari Jadi Kudus ke-477, 23 Agustus Mulai Jadi Episentrum Peringatan

    Any Firgiyanti
    8/20/26, 10:33 WIB Last Updated 2026-08-20T03:33:29Z

    Dokumentasi saat  Festival Tari Lajur Caping Kalo Meriah, Bupati Kudus Luncurkan Logo Hari Jadi ke-477 "Urup Nguripi" di Alun Alun Kudus beberapa waktu lalu (Foto: istimewa/Pemkab Kudus)


    Kudus. liputankudus.id.  – Pagelaran Wayang Kulit, Kenduren Massal, Festival Keluarga Sehat, Festival Kopi Kudus, Festival Karnaval Budaya, Kudus Expo Festival hingga Kudus Fashion on the Street menjadi bagian dari rangkaian agenda Hari Jadi Kudus ke-477 tahun 2026. Sejumlah kegiatan mulai dipusatkan di sekitar 23 Agustus, meski tanggal tersebut belum resmi ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Kudus.


    Rangkaian agenda tersebut mulai berlangsung setelah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Pada 22 Agustus dijadwalkan Pagelaran Wayang Kulit di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus, disusul Kenduren Massal pada 23 Agustus di Alun-Alun 2 Kudus.


    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Abdul Halil, mengatakan perubahan tanggal Hari Jadi dari 23 September menjadi 23 Agustus masih dalam proses.


    “Memang belum disahkan. Naskah kajiannya sedang dipersiapkan untuk kemudian diajukan ke DPRD untuk dibahas,” ujar Abdul Halil.


    Usulan tersebut merupakan tindak lanjut seminar kajian Hari Jadi Kudus yang menghadirkan sejumlah pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (27/7/2026).


    Hasil seminar menjadi salah satu dasar kajian untuk mengusulkan 23 Agustus sebagai tanggal baru Hari Jadi Kudus. Namun, secara regulasi, 23 September masih menjadi tanggal resmi hingga perubahan tersebut ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda).


    Meski demikian, nuansa peringatan mulai terasa di sekitar 23 Agustus. Penempatan Pagelaran Wayang Kulit dan Kenduren Massal pada tanggal tersebut membuat 23 Agustus mulai menjadi episentrum awal rangkaian peringatan.


    Abdul Halil menegaskan, kegiatan pada Agustus juga tidak seluruhnya merupakan agenda Hari Jadi. Sebab, Pemkab Kudus secara rutin memiliki rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI yang digelar di lingkungan Pendopo Kabupaten Kudus.


    “Nuansanya memang sudah mulai di sekitar 23 Agustus. Tetapi secara resmi belum berubah, karena perubahan itu masih harus melalui proses pembahasan di DPRD dan ditetapkan melalui Perda,” jelasnya.


    Setelah 23 Agustus, rangkaian agenda berlanjut hingga September. Festival Kopi Kudus dijadwalkan pada 12-13 September, disusul Festival Karnaval Budaya, Car Free Night, Mlampah Sesaregan, serta Kudus Expo Festival pada 18-20 September.


    Kemudian Kudus Fashion on the Street dijadwalkan pada 19 September. Pada 22 September terdapat agenda Tahlil dan Doa serta Khotmil Quran.


    Sementara pada 23 September, yang masih menjadi tanggal resmi Hari Jadi Kudus, dijadwalkan Upacara Hari Jadi di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus serta ziarah makam Adipati/Bupati terdahulu dan leluhur Kudus.


    Dari sisi pembiayaan, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris sebelumnya menyebut total anggaran rangkaian kegiatan Hari Jadi Kudus ke-477 mencapai Rp3,9 miliar.


    Sekitar 93 persen anggaran didukung pihak swasta, sedangkan kontribusi APBD hanya sekitar 7 persen. Dengan demikian, dukungan swasta mencapai sekitar Rp3,627 miliar, sementara porsi APBD sekitar Rp273 juta.


    Besarnya dukungan swasta menunjukkan pola kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam penyelenggaraan berbagai agenda peringatan Hari Jadi Kudus. Sebagian besar pembiayaan kegiatan tidak dibebankan kepada APBD.


    Abdul Halil menegaskan, sampai perubahan ditetapkan melalui Perda, 23 September tetap menjadi tanggal resmi Hari Jadi Kabupaten Kudus. Sementara 23 Agustus masih merupakan tanggal yang diusulkan berdasarkan hasil kajian sejarah.


    Dengan demikian, rangkaian Hari Jadi Kudus ke-477 tahun ini mulai terasa usai perayaan HUT Kemerdekaan RI. 23 Agustus menjadi episentrum awal, sementara berbagai agenda tetap berlanjut hingga September sembari menunggu kepastian hukum mengenai perubahan tanggal Hari Jadi Kabupaten Kudus.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler