• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Gemerlap Kembang Api dan Ribuan Penonton Meriahkan Opening Srikandi Merdeka Cup

    Noer
    8/15/26, 09:45 WIB Last Updated 2026-08-15T02:49:55Z

     

    Opening ceremony meriah. Srikandi Merdeka Cup diikuti delapan tim nasional putri U-16 dari tujuh negara. Indonesia menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. (Foto: Dok. Panpel)

    KUDUS, liputankudus.id – Srikandi Merdeka Cup U-16 resmi bergulir di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026). Turnamen sepak bola putri usia dini yang mempertemukan delapan tim nasional dari tujuh negara itu dibuka dengan seremoni meriah yang disaksikan ribuan penonton.

     

    Opening ceremony ditandai dengan pertunjukan tata cahaya dan kembang api yang menerangi stadion. Kemegahan pembukaan tersebut mengiringi momentum kemenangan Timnas Putri Indonesia Garuda Pertiwi atas Arab Saudi dalam laga pembuka turnamen.

     

    Srikandi Merdeka Cup merupakan hasil kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.

     

    Sejumlah tokoh olahraga dan pemerintahan turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Exco PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Vivin Cahyani Sungkono, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, serta Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.

     

    Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono mengatakan, kemeriahan pembukaan menjadi bentuk apresiasi sekaligus rasa syukur atas dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan sepak bola putri di Indonesia.

     

    Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola putri memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk membangun kembali kejayaan Timnas Putri Indonesia.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang terus mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola putri sejak usia dini. Antusiasme penonton sangat tinggi, baik yang memenuhi kapasitas Supersoccer Arena maupun yang menyaksikan pertandingan secara daring,” ujar Teddy.

     


    Ia menambahkan, tingginya animo masyarakat menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri nasional. Karena itu, penyelenggara berupaya menghadirkan pertandingan dengan standar yang semakin baik, termasuk penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

     

    “Kami ingin memaksimalkan penyelenggaraan, termasuk fasilitas VAR, agar masyarakat dapat menikmati pertandingan sepak bola putri yang berkualitas,” katanya.

     

    Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengapresiasi penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan serta antusiasme masyarakat menunjukkan Kudus memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah ajang sepak bola berskala internasional.

     

    “PSSI mengucapkan terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Caffino yang telah menyelenggarakan turnamen ini secara profesional dan meriah. Turnamen ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Yunus.

     

    Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus dan masyarakat yang memenuhi stadion. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang secara khusus mendukung pengembangan sepak bola putri menjadi nilai tambah bagi Kudus.

     

    “Hal ini menjadi catatan bagi PSSI bahwa Kudus juga mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk event tim nasional seperti Srikandi Merdeka Cup,” katanya.

     

    Sementara itu, Exco PSSI sekaligus Ketua ASBWI Vivin Cahyani Sungkono menilai Srikandi Merdeka Cup telah menghadirkan atmosfer kompetisi sepak bola putri dengan standar penyelenggaraan yang tinggi.

     

    Menurut Vivin, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi pemacu pengembangan ekosistem sepak bola putri nasional.

     

    “Apresiasi luar biasa kami berikan kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang telah mempersiapkan turnamen ini dengan sangat baik. Bahkan, di Piala AFF atau Piala AFC belum tentu ada pembukaan semegah ini,” ujar Vivin.

     

    Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa sepak bola putri semakin mendapat tempat. Pembinaan yang dilakukan sejak usia dini, kata dia, mulai menunjukkan hasil yang dapat dinikmati publik.

     

    Srikandi Merdeka Cup diikuti delapan tim nasional putri U-16 dari tujuh negara. Indonesia menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Sementara enam negara lainnya adalah Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Yordania, serta Hong Kong, China.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler