PATI, liputankudus.id – Dua sekolah sepak bola (SSB) asal Kudus, Porma Megawon dan ASTI Academy, siap bersaing memperebutkan tiket menuju putaran nasional Festival Sepak Bola Piala Presiden Grassroots 2026 Regional Jawa Tengah yang digelar di Stadion Gelora Soekarno, Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Turnamen yang menjadi agenda tahunan Asprov PSSI Jawa Tengah tersebut merupakan ajang pembinaan sepak bola usia dini sekaligus seleksi talenta terbaik dari berbagai daerah. Seluruh pertandingan dipusatkan di kompleks Safin Pati Sports School Indonesia.
Porma Megawon menjadi salah satu kontestan yang tampil di dua kelompok umur. Pada kategori U-10, tim asal Kudus itu akan menghadapi G.Soccer Academy, Persekap Kabupaten Pekalongan, Perseba Bandungrejo, dan tuan rumah Safin Pati FC.
Sementara pada kategori U-12, Porma Megawon tergabung di Grup C bersama sesama wakil Kudus, ASTI Kudus, An Nur FA, dan G.Soccer Academy. Pertemuan dua tim asal Kudus dalam satu grup dipastikan menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pada fase penyisihan.
Adapun Grup A dihuni Persekap Kabupaten Pekalongan, Revo FC Semarang, Jepara United, dan ASTI Academy. Grup B berisi Persilaga Sparta, Balasuga FC, Persebi Boyolali, serta Mahesa Jenar Muda. Sementara Grup D ditempati Asybar Rembang, R2 Solo, Safin Pati FC, dan Soegondo FA.
Festival Sepak Bola Piala Presiden Grassroots 2026 merupakan hasil kolaborasi PSSI, Asprov PSSI Jawa Tengah, dan Safin Pati Sports School Indonesia sebagai upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu melanjutkan pembinaan ke level yang lebih tinggi.
"Asprov PSSI Jawa Tengah mengajak seluruh klub, SSB, akademi, dan lembaga terafiliasi untuk berpartisipasi dalam festival sepak bola usia muda terbesar di Jawa Tengah tahun ini," demikian keterangan resmi Asprov PSSI Jawa Tengah.
CEO Safin Pati Sports School Indonesia, Rafi Rizqullah Arifin, mengatakan pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan turnamen tersebut dengan menyediakan venue pertandingan sekaligus mendukung program pembinaan pemain usia dini.
Menurut Rafi, Festival Sepak Bola Piala Presiden Grassroots menjadi panggung penting bagi pesepak bola muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah karakter, disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas.
"Festival Sepak Bola Piala Presiden Grassroots 2026 menjadi salah satu program pembinaan usia dini yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Jawa Tengah," ujarnya.
Ia optimistis tingginya antusiasme SSB dan akademi sepak bola di Jawa Tengah akan menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus menjadi panggung lahirnya calon-calon bintang sepak bola Indonesia pada masa mendatang.


.jpeg)
