• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    HYDROPLUS SOCCER LEAGUE KUDUS. Persaingan Ketat, Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18. Sukses Puncaki Klasemen

    LIPUTAN KUDUS 2
    6/01/26, 01:11 WIB Last Updated 2026-05-31T18:16:20Z




    Liputankudus.id. KUDUS, 31 MEI 2026 – Pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League Kudus 2025-2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (31/5), berlangsung sengit. Dalam liga sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS ini, Putri Surakarta berhasil mengamankan tiket menuju putaran nasional untuk kategori U-15 bersama sang pemuncak klasemen Scorpion FC, setelah berhasil menjadi runner-up. Sedangkan di U-18, Samba Persada Women menyabet gelar juara usai menaklukkan Putri Batang dan mengoleksi total 34 poin di akhir kompetisi


    Kompetisi Berjenjang, Tapaki Karir Profesional.


     HYDROPLUS Soccer League menjadi salah satu langkah nyata Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam memperluas ruang kompetisi bagi pesepak bola putri usia muda agar semakin terasah melalui pengalaman bertanding yang berkesinambungan. Kehadiran kompetisi ini melengkapi pembinaan ekosistem sepak bola putri yang telah dimulai sejak usia dini melalui MilkLife Soccer Challenge (MLSC) untuk kelompok usia U-8, KU 10, dan KU 12, sehingga terbentuk jalur pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan hingga ke level profesional.


    Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan HYDROPLUS Soccer League menjadi salah satu liga sepak bola putri belia yang kompetitif dengan format kompetisi penuh di Indonesia. Dengan penyelenggaraan di empat regional yakni Jakarta, Bandung, Kudus dan Surabaya diharapkan mampu mengakomodir talenta-talenta yang muncul untuk menapaki karir secara berjenjang.


    “HYDROPLUS Soccer League kami buat sebagai wadah untuk melanjutkan apa yang sudah kami lakukan di MLSC. Ini merupakan jenjang pembinaan yang sangat penting supaya terus berkesinambungan sehingga bakat adik-adik kita bisa tersalurkan. Nantinya para juara dan runner-up dari empat regional akan bersaing di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars dengan atmosfer yang sangat kompetitif dan menarik,” kata Teddy.


    Tak hanya bersaing memperebutkan gelar juara di putaran nasional, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga menjadi ajang penting pencarian bakat untuk mengisi posisi Tim Nasional Indonesia U-16 yang akan berlaga membawa nama bangsa di panggung Internasional. "Konsep All-Stars baru pertama kali dilakukan di Indonesia dengan format full liga double round robin, dimana akan mempertemukan 8 tim dari empat regional. Nantinya akan ada tim talent scouting yang menjaring para peserta All-Stars berbakat untuk memperkuat timnas Indonesia.


    Mereka dipersiapkan untuk bertanding di ajang Srikandi Merdeka Cup yang akan berlangsung pada bulan Agustus nanti di Supersoccer Arena Kudus. Selamat berlatih menjelang putaran nasional, karena ini menjadi momen yang sangat penting,” bilang Teddy


    Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton yang turut menyaksikan langsung pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League Kudus 2025 - 2026 di SuperSoccer Arena mengapresiasi proses pembinaan sepak bola putri dari level usia dini yang dimulai di Kabupaten Kudus sejak tiga tahun lalu. Menurutnya, tak hanya memunculkan talenta pesepakbola putri potensial, melainkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kudus.


    “Terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah memberikan wadah positif pada adik-adik kita untuk menyalurkan bakatnya. Kedepannya akan ada beberapa event tingkat nasional di Kudus yang pasti lebih seru. Alhamdulilah dengan adanya event seperti ini tentu memberikan multiplier effect yang positif bagi masyarakat Kabupaten Kudus seperti bergeraknya UMKM hingga akomodasi. Harapan saya, semoga kompetisi ini dapat terus mencetak atlet berkualitas yang akan membanggakan Kabupaten Kudus, mengikuti jejak 2 atlet dari Kudus yang berangkat TC timnas di Perancis kemarin, yaitu Della Citra Ayu Anggraini dan Asyifa Sholawa Farizqi,” kata Bellinda.


    Plt. Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus Taufan Hapsoro Putro mengatakan Kudus patut berbangga ikut ambil bagian dalam proses pembinaan ekosistem sepak bola putri dari usia dini. Ia berharap agar para atlet yang telah berlaga di Kudus dapat terbang lebih tinggi dengan menapaki kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan hingga mencapai level profesional.


    “Kami, keluarga besar PSSI Kabupaten Kudus, sangat berterima kasih kepada Djarum Foundation dan HYDROPLUS, karena mungkin sampai sekarang belum ada pihak yang bisa menyelenggarakan liga sepak bola putri seperti HYDROPLUS Soccer League. Kudus patut berbangga dan merasa beruntung karena menjadi salah satu dari 4 regional yang ada. Semoga atlet dari Kudus yang juga berangkat dari pembinaan level usia dini di MLSC, dapat berbicara di tingkat yang lebih tinggi karena lahir dan bermulanya dari Kudus,” ucap Taufan. Scorpion FC dan Putri Surakarta Amankan Tiket All-Stars


    Dalam partai terakhir di U-15 ini, Putri Surakarta berhadapan dengan Scorpion FC yang terlebih dahulu lolos ke putaran nasional usai menasbihkan diri sebagai juara klasemen sejak matchday sebelumnya. Meski begitu, tensi dan gengsi untuk meraih kemenangan tetap tinggi dan tercermin sejak peluit kick off berbunyi. Kedua tim tampil agresif demi mengamankan tiga poin terakhir dengan saling menekan dan berebut penguasaan bola di sektor tengah lapangan. Putri Surakarta lebih dulu mengancam melalui tendangan bebas yang dieksekusi sang kapten, Adinda Resti, pada menit keempat, namun bola masih melambung di atas mistar gawang. Kebuntuan akhirnya pecah ketika back Putri Surakarta Nadya Iqmaril Laili berhasil memaksimalkan peluang di depan gawang tanpa mampu dihalau kiper Scorpion FC Alya Putri Ariyanto, yang membawa timnya unggul 1-0. Tertinggal satu gol membuat Scorpion FC berupaya membangun serangan, namun lini pertahanan Putri Surakarta tampil solid dan kerap mematahkan serangan. 


    Putri Surakarta terus kami akan mempersiapkan hal tersebut. Evaluasinya untuk para pemain jangan sombong dan tetap rendah hati karena di level nasional akan berbeda. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh baik dalam pertandingan maupun di luar pertandingan seperti kekompakan, dan chemistry yang sudah terbentuk saat ini,” terang Asisten Pelatih Scorpion FC, Islam Andhika. Samba Persada Women Arungi Kompetisi dengan Manis Beralih ke pertandingan terakhir U-18, Persaingan Samba Persada Women dan Putri Batang untuk mencuri poin tak kalah sengit. Sejak menit awal babak pertama, Samba Persada Women langsung memberikan pressing yang diolah jadi counter attack oleh Putri Batang. Kegigihan lini penyerang kedua tim membuat perebutan penguasaan bola berjalan alot. Samba Persada Women menampilkan permainan disiplin untuk menembus ketatnya pertahanan Putri Batang.


    Bahkan sejumlah peluang emas Samba Persada Women saat 1 on 1 di depan gawang Putri Batang masih belum tereksekusi sempurna. Hingga tambahan waktu 1 menit di babak pertama berakhir, skor kacamata belum terpecahkan. Memasuki waktu 35 menit kedua, pola permainan tiki-taka Samba Persada Women kerap menghiasi zona pertahanan Putri Batang. Sayangnya percobaan direct shooting yang dilakukan penggawa Samba Persada Women belum presisi. Seperti di menit ke-46 saat Ratna Ayu Setyo Dewanti yang mencoba menceploskan bola langsung namun masih meleset ke sisi kanan gawang. Begitu pula Jullysti Dayren Gianni Matui yang lolos dari kemelut masih melenceng dari gawang. Perebutan penguasaan bola semakin alot hingga akhirnya Samba Persada Women mendapatkan kesempatan emas tendangan penalti akibat pelanggaran yang dilakukan di kotak terlarang. Sang eksekutor Griselda Vivian Mariana sukses mencatatkan namanya di papan skor 1-0 sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen U-18 HYDROPLUS Soccer League Kudus 2025 - 2026 dengan 34 poin. Meski menelan kekalahan di laga terakhir, Putri Batang menempati posisi runner up klasemen dengan mengumpulkan 25 poin.


    Pelatih Samba Persada Women Ari Guntur Dewanto mengapresiasi tim asuhannya yang telah mengarungi kompetisi ini dengan hasil manis. Tampil dalam 12 kali pertandingan, Samba Persada Women mencatatkan 11 kemenangan dan satu kali imbang. Hasil ini akan menjadi modal untuk menghadapi lawan-lawan dari regional lain pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars nanti. “Di putaran nasional nanti pasti lawannya di atas rata-rata, yang terbaik di tiap regional. Saya liat, kami masih punya kekurangan yang akan kita benahi dalam jeda waktu 1 bulan ke depan dari menyerang, bertahan dan scoring. Kita selalu tanamkan prestasi pesepak bola itu bermain di level nasional. Di mulai dari hal kecil, latihan harus disiplin dan konsisten baik di lapangan maupun di luar lapangan. Kita tanamkan jadilah manusia dulu sebelum jadi pemain bola, artinya harus punya attitude yang bagus,” kata Ari.


    Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League Kudus:

    Top skor : Ika Wonda (Putri Surakarta) - 31 Gol

    Best Goalkeeper : Amira Sailin Nikhla (Spegaku Balistha)

    Best player : Revania Dwi Citrawati (Samba Persada Women)

    Kategori Usia 18

    Juara : Samba Persada Women

    Runner-up : Putri Batang

    Top skor : Griselda Vivian Mariana (Samba Persada Women) - 17 Gol

    Best Goalkeeper : Miftaviani Nikita Wulandari (Putri Batang)

    Best player : Afkarina Diyanatul Khoir (Samba Persada Women)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler