• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Semangat Berbagi dan Peduli Lingkungan Warnai Kurban di SMPN 1 dan SMPN 2 Kudus

    LIPUTAN KUDUS 2
    5/30/26, 12:21 WIB Last Updated 2026-05-30T05:21:25Z

    Liputankudus.id. Kudus  — Perayaan Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus untuk menanamkan nilai keimanan, kepedulian sosial, sekaligus kesadaran lingkungan kepada para siswa. Melalui kegiatan kurban, peserta didik tidak hanya belajar tentang makna ibadah, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan distribusi daging kepada masyarakat.



    Di SMP Negeri 1 Kudus, panitia kurban tahun ini menyembelih dua ekor kerbau, satu ekor sapi, dan delapan ekor kambing. Daging kurban kemudian dibagikan kepada siswa kurang mampu serta warga sekitar yang membutuhkan.


    Ketua Panitia Kurban SMPN 1 Kudus, Aris Triyono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa. Melalui kurban, siswa diajak memahami nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.


    "Tujuan utamanya adalah melatih keimanan siswa sekaligus membiasakan mereka untuk berbagi dengan masyarakat," ujarnya.


    Tahun ini jumlah hewan kurban di SMPN 1 Kudus mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tambahan seekor sapi berasal dari partisipasi wali murid. Hewan kurban yang disembelih merupakan hasil gotong royong guru, wali murid, dan sumbangan sukarela siswa.


    Menariknya, seluruh proses pelaksanaan kurban melibatkan pengurus OSIS. Mereka turut membantu berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pendistribusian daging. Setiap paket daging dibagikan dalam kemasan sekitar setengah kilogram. Sebagian di antaranya menggunakan besek bambu sebagai bentuk pengurangan penggunaan plastik.



    Semangat serupa juga terlihat di SMP Negeri 2 Kudus. Tahun ini sekolah tersebut menyembelih tiga ekor kerbau dan tujuh ekor kambing yang berasal dari partisipasi guru, wali murid, serta siswa.


    Ketua Panitia Kurban SMPN 2 Kudus, Fahruddin Ferdian, mengatakan daging kurban dibagikan kepada siswa dan masyarakat sekitar sekolah. Selain menanamkan nilai ibadah dan kepedulian sosial, kegiatan kurban tahun ini juga dikemas dengan pendekatan ramah lingkungan.


    Sebagian daging kurban dibungkus menggunakan daun jati yang mudah diperoleh di wilayah Kudus. Langkah tersebut sekaligus menjadi media pembelajaran bagi siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik.


    Kepala SMPN 2 Kudus, Insetyowati, menilai penggunaan daun jati tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.


    "Anak-anak kami ajak belajar secara langsung, mulai dari membungkus daging menggunakan daun jati hingga memahami pentingnya memanfaatkan bahan alami yang tersedia di sekitar mereka," katanya.


    Melalui kegiatan kurban yang melibatkan siswa secara aktif, kedua sekolah berharap nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, gotong royong, dan kesadaran lingkungan dapat tertanam sejak dini. Dengan demikian, kurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler