Liputankudus.id. Kudus -- Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menyerahkan bantuan kaki palsu kepada tujuh penerima manfaat di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Selasa (12/5/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Kabupaten Kudus bersama Baznas Kudus sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Penyerahan bantuan dimulai sejak pagi dengan menyambangi rumah para penerima manfaat secara langsung. Rangkaian kegiatan diawali dari Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, kemudian berlanjut ke Garung Lor, Kaliwungu, Karangmalang, hingga Ngembalrejo.
Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, mengatakan bantuan kaki palsu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
“Melalui bantuan ini kami berharap para penerima tetap semangat, lebih mandiri, dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ini adalah bentuk kepedulian bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa merasakan manfaat secara langsung,” ujarnya.
Ia menegaskan TP PKK Kabupaten Kudus akan terus mendukung berbagai program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan membutuhkan perhatian khusus.
“Kolaborasi dengan Baznas Kudus ini menjadi salah satu upaya bersama untuk menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Tujuh penerima bantuan berasal dari Kecamatan Jati, Kaliwungu, Gebog, Bae, dan Kota Kudus dengan jenis bantuan kaki palsu bawah lutut maupun atas lutut.
Berikut data penerima bantuan kaki palsu:
Berdasarkan data, penerima bantuan meliputi Abdullah Faiz warga Pasuruan Lor, Kecamatan Jati; Umi Afifah warga Karangmalang, Kecamatan Gebog; Adi Kuswanto warga Singocandi, Kecamatan Kota; Ahmad warga Kaliwungu; Masminah warga Ngembalrejo, Kecamatan Bae; Muhammad Faruqudin warga Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu; serta Sukrisno warga Pasuruan Lor, Kecamatan Jati. Bantuan yang diberikan berupa kaki palsu bawah lutut senilai Rp3,75 juta dan kaki palsu atas lutut senilai Rp7 juta.




