• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Harapan Baru Siti di Tengah Keterbatasan

    LIPUTAN KUDUS 2
    5/03/26, 09:20 WIB Last Updated 2026-05-03T02:21:21Z



    Liputankudus.id. Kudus -  Kisah menyentuh datang dari Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Seorang ibu bernama Siti Sumanah (57) harus menjalani hidup dalam kondisi serba terbatas hingga membuat anak bungsunya sempat putus sekolah selama dua tahun.

    ‎Siti kini tinggal di rumah sederhana berukuran sekitar 3x4 meter. Hunian tersebut jauh dari kata layak, dengan atap asbes, lantai tanah, serta dinding terpal yang seadanya. Rumah itu baru ditempati sekitar lima bulan terakhir, setelah ia menjual rumah sebelumnya di Desa Gribig, Kecamatan Gebog.

    ‎“Hidup saya sekarang ya seadanya, yang penting bisa makan. Saya ingin anak saya bisa sekolah lagi,” ujar Siti dengan suara lirih.

    ‎Hasil penjualan rumah tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, dana juga dipakai untuk membiayai pernikahan anak sulungnya serta melunasi sejumlah utang keluarga. Sejak sang suami meninggal dunia akibat stroke, Siti harus berjuang sendiri sebagai tulang punggung keluarga.

    ‎Keterbatasan ekonomi yang dialami membuat anak bungsunya terpaksa berhenti sekolah selama dua tahun. Padahal, jika tidak terkendala biaya, anak tersebut seharusnya sudah duduk di bangku kelas tiga. Kondisi ini menjadi gambaran nyata bagaimana faktor ekonomi masih menjadi penghambat utama dalam akses pendidikan.

    ‎Situasi memprihatinkan yang dialami Siti akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton turun langsung meninjau kondisi rumah Siti.

    ‎“Kami tidak ingin ada anak di Kudus yang kehilangan hak pendidikannya. Ini harus segera ditangani,” tegas Sam’ani saat meninjau lokasi.

    ‎Kehadiran pemerintah ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat. Momen kunjungan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton juga bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, sehingga menjadi pengingat pentingnya memastikan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

    ‎Dalam kunjungan tersebut, pihaknya langsung memberikan bantuan berupa kebutuhan dasar, seperti beras, sembako, kasur, dan selimut. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup yang selama ini ditanggung Siti.

    ‎Tidak hanya itu, pemerintah juga memastikan anak Siti dapat kembali melanjutkan pendidikan. Skema bantuan pendidikan akan disesuaikan dengan kondisi keluarga, agar anak tersebut bisa bersekolah tanpa terkendala biaya.

    ‎“Kami akan carikan solusi terbaik, termasuk memastikan anaknya bisa kembali bersekolah secepatnya,” tambahnya.

    ‎Selain bantuan langsung, pihaknya juga berencana mengupayakan pembangunan rumah layak huni bagi Siti melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RSLH). Namun, rencana tersebut masih memerlukan kajian teknis lebih lanjut, mengingat lokasi rumah saat ini berada di tepi sungai.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler