• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Mobil Terjun Bebas ke Jurang di Rahtawu, Pengemudi Selamat, Evakuasi Libatkan Relawan dan Warga

    LIPUTAN KUDUS 2
    4/07/26, 16:55 WIB Last Updated 2026-04-07T09:56:13Z




    Liputankudus.id. Kudus, — Sebuah mobil mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, pada Selasa (7/4/2026) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.59 WIB dan sempat menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.



    Mobil berwarna biru jenis Chery yang dikemudikan oleh Julianto, warga RT 01 RW 02 Desa Rahtawu, dilaporkan terperosok ke jurang saat melintas di jalan desa yang berada di kawasan pegunungan. Lokasi kejadian dikenal memiliki kontur jalan yang cukup menantang dengan sisi jurang di beberapa titik.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga dan petugas di lapangan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju seperti biasa. Namun di tengah perjalanan, pengemudi berupaya membenarkan posisi jeriken bensin yang berada di dalam mobil. Tanpa disadari, kaki pengemudi justru menginjak pedal gas lebih dalam sehingga kendaraan melaju secara tiba-tiba dan tidak terkendali.


    Dalam kondisi panik, pengemudi berusaha menguasai kemudi, namun jarak yang sudah terlalu dekat dengan tepi jalan membuat kendaraan tidak dapat diselamatkan dan akhirnya terjun ke jurang dengan kedalaman lebih dari tiga meter.


    Salah satu saksi di lokasi, Mulyo Fery Irawan, mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan mengejutkan warga sekitar. “Mobil itu awalnya berjalan biasa saja, tapi tiba-tiba melaju kencang dan langsung masuk ke jurang. Kedalamannya lebih dari tiga meter. Warga yang melihat langsung berusaha menolong,” katanya.


    Ia menambahkan bahwa warga sekitar segera mendatangi lokasi setelah mendengar suara benturan cukup keras dari arah jurang.

    “Kami dengar suara keras, seperti benturan. Pas dicek, ternyata mobil sudah berada di bawah. Pengemudinya langsung dibantu keluar,” ujarnya.


    Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Julianto selaku pengemudi dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa lecet-lecet di beberapa bagian tubuh. Ia sempat mendapatkan pertolongan pertama dari warga sebelum akhirnya ditangani lebih lanjut.


    Menanggapi laporan kejadian, sejumlah unsur langsung diterjunkan ke lokasi, di antaranya Relawan Destana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses evakuasi. Koordinasi dilakukan secara cepat mengingat posisi kendaraan berada di dasar jurang dan membutuhkan peralatan khusus untuk mengangkatnya.




    Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan satu unit mobil truk crane. Petugas harus berhati-hati dalam mengevakuasi mobil agar tidak menimbulkan risiko tambahan, baik bagi tim di lapangan maupun kondisi kendaraan.


    Evakuasi berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan baru selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Selama proses berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali, meskipun sempat terjadi kerumunan warga yang ingin menyaksikan langsung proses pengangkatan kendaraan dari jurang.


    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk tetap fokus saat berkendara, terutama di jalur dengan kondisi medan yang berisiko seperti kawasan pegunungan Desa Rahtawu. Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas lain yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler