Liputankudus.id. Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus resmi memulai pembangunan Gedung Kudus Sehat di kawasan eks Mall Matahari, Selasa (19/5/2026). Proyek strategis daerah yang menjadi bagian dari pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi itu ditandai dengan prosesi ground breaking oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris.
Gedung baru tersebut dibangun sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kudus dengan konsep rumah sakit modern yang terintegrasi dengan fasilitas publik dan area komersial.
Sam’ani menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Kudus Sehat menjadi langkah besar transformasi pelayanan kesehatan daerah. Menurutnya, fasilitas baru itu diharapkan mampu memberikan kenyamanan sekaligus layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan rumah sakit yang tidak hanya modern dari sisi pelayanan, tetapi juga terhubung dengan fasilitas umum lainnya,” ujar Sam’ani.
Ia menjelaskan, proyek pembangunan ini sebelumnya telah melalui tahapan administrasi dan pengadaan. Setelah proses tersebut rampung, pengerjaan fisik akhirnya resmi dimulai.
Gedung Kudus Sehat dirancang setinggi enam lantai dengan tambahan satu lantai parkir. Bangunan tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas layanan kesehatan premium, mulai dari ruang rawat inap VIP dan VVIP, layanan rehabilitasi medis, hingga fasilitas radiologi modern.
Tak hanya itu, konsep pengembangan rumah sakit juga akan dipadukan dengan fasilitas penunjang seperti hotel, restoran, dan area parkir luas untuk meningkatkan kenyamanan pasien maupun keluarga pasien.
Lokasi pembangunan berada di lahan eks Mall Matahari di samping Pasar Bitingan Kudus. Kawasan tersebut dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah.
Sam’ani menambahkan, pembangunan proyek tersebut juga dibarengi dengan penataan kawasan sekitar pasar. Pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Mayor Basuno maupun area eks Matahari Mall telah diarahkan untuk menempati Pasar Saerah yang disiapkan pemerintah daerah.
“Pedagang yang di jalan sudah sepakat untuk pindah,” tegasnya.
Selain penataan lokasi, Pemkab Kudus juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi pedagang melalui pembentukan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi.
Program itu nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi pedagang agar memiliki akses pasar yang lebih luas melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih.
Dengan dimulainya pembangunan Gedung Kudus Sehat senilai sekitar Rp91 miliar tersebut, Pemkab Kudus menargetkan hadirnya layanan kesehatan modern yang mampu menjadi ikon baru pelayanan publik di Kota Kretek.



