• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Mobil Jazz Matic Merah Terjun ke Jurang di Desa Japan Beruntung Pengemudi Selamat Tanpa Luka

    LIPUTAN KUDUS 2
    4/13/26, 15:08 WIB Last Updated 2026-04-13T08:09:14Z

    Liptankudus.id. KUDUS -- Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada Senin (13/4/2026) mendekati jam 12 siang. Sebuah mobil Honda Jazz berwarna merah dengan transmisi matic terjun ke dalam jurang sedalam kurang lebih tiga meter di tepi jalan desa saat hendak berputar arah.



    Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika kendaraan mencoba untuk putar balik. Namun secara tiba-tiba mobil melaju kencang dan tidak terkendali hingga akhirnya terperosok ke bawah talud jalan. Kondisi medan yang berada di tepi jurang diduga turut memperparah situasi.


    Saksi mata di lokasi, Bambang yang juga Ketua Siaga Desa Japan, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi belum sepenuhnya menguasai kendaraan yang digunakan.


    “Diduga sopir belum menguasai betul cara mengendarai mobil matic,” ujar Bambang.


    Ia juga menjelaskan kronologi kejadian secara singkat. Menurutnya, saat itu mobil hendak berputar arah, namun pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan.


    “Mobil jenis matic hendak putar arah, pengemudi tidak bisa menguasai medan dan jenis mobil sehingga terperosok masuk jurang sekitar 3 meter di bawah talud jalan,” jelasnya.


    Pengemudi diketahui bernama Rokhim, berusia sekitar 22 tahun, warga Desa Japan RT 11 RW 02. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Rokhim dilaporkan selamat dari kejadian tersebut.


    “Pengemudi selamat, tidak ada luka,” tambah Bambang.


    Meski demikian, kendaraan mengalami kerusakan, terutama pada bagian bemper depan akibat benturan saat terjun ke jurang.



    Proses evakuasi kendaraan berlangsung sekitar lebih dari dua jam dan melibatkan warga setempat bersama tim Destana Desa Japan. Upaya evakuasi dilakukan secara gotong royong dengan peralatan sederhana.


    “Yang membantu mengevakuasi masyarakat sekitar dan Destana Desa Japan dengan cara menarik dengan tali dan dibantu mobil jeep milik warga sekitar,” terang Bambang.


    Meski bersusah payah, evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan dan kendaraan berhasil ditarik kembali ke badan jalan tanpa kendala berarti.


    Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, terutama bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Kondisi jalan yang berada di dekat jurang serta perlunya penguasaan kendaraan menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa.


    Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalur rawan dan saat menggunakan kendaraan dengan sistem transmisi yang belum sepenuhnya dikuasai.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler