• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Kudus Raih Tiga Penghargaan Bergengsi dalam Top BUMD Awards 2026

    LIPUTAN KUDUS 2
    4/15/26, 10:26 WIB Last Updated 2026-04-15T03:26:56Z

    Liputankudus.id. KUDUS – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menghadiri ajang Top BUMD Awards 2026 yang mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada Senin (13/4/2026). Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Kabupaten Kudus berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan sekaligus.



    Adapun penghargaan yang diraih meliputi Top BUMD 2026 Stars 4 yang diberikan kepada PT BPR Bank Daerah Kudus (Perseroda), Top Pembina BUMD 2026 yang dianugerahkan kepada Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, serta Top CEO BUMD 2026 yang diraih oleh Direktur Utama, Nataria Ika Prasetyawati.


    Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi.


    “Capaian ini menjadi bukti atas kerja nyata Bank Daerah Kudus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi BUMD maupun OPD lainnya untuk terus menghadirkan inovasi,” ujarnya.


    Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo, yang hadir mewakili Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan pentingnya inovasi dalam pengelolaan BUMD. Menurutnya, BUMD dituntut untuk mampu menjalankan dua peran utama secara seimbang, yakni sebagai penyedia layanan publik sekaligus entitas bisnis yang berorientasi pada kinerja.


    “BUMD harus mampu menyeimbangkan fungsi pelayanan publik dan fungsi bisnis. Inovasi menjadi kunci utama agar kedua fungsi tersebut dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.


    Lebih lanjut, Yusharto menekankan pentingnya pemetaan portofolio usaha BUMD sebagai dasar dalam menentukan arah dan strategi pengembangan yang tepat.


    “Pemerintah daerah sebagai pemilik, bersama dengan BUMD, perlu melakukan pemetaan terhadap portofolio usahanya. Hal ini penting untuk menentukan BUMD mana yang perlu didorong percepatannya, mana yang berperan sebagai penunjang, dan mana yang perlu dipertahankan,” tambahnya.


    Ia juga menegaskan perlunya penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan peran BUMD agar mampu menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah.


    “Saya berharap komitmen bersama ini terus diperkuat, sehingga BUMD dapat menjalankan kembali fungsinya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah secara optimal,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler