• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kebakaran Hebat di Kudus, Lahan Seluas 1 Hektare dan Bangunan SD 2 Bacin Terdampak

    Any Firgiyanti
    10/04/26, 14:09 WIB Last Updated 2026-10-04T07:45:38Z



    Kudus. liputankudus.id. -- Kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare terjadi di Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (4/10/2026) pagi. Kobaran api yang dipicu pembakaran sampah merambat hingga ke bangunan SD 2 Bacin.


    Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 09.15 WIB. Petugas langsung bergerak satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pada pukul 09.24 WIB.


    Petugas gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala. Api pokok hingga dinyatakan padam total sekitar pukul 11.20 WIB.


    Kobaran api tidak hanya membakar lahan bengkok desa, tetapi juga merambat ke sejumlah bagian bangunan SD 2 Bacin. Dua ruang kelas, satu gudang dan satu kantin terdampak kebakaran.


    Kerusakan dilaporkan terjadi pada bagian rusuk kayu, genting, serta sejumlah perabotan sekolah. Tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang terbakar dalam kejadian tersebut. Kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp10 juta.


    Koordinator lapangan menyebut, kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah slamper yang tidak terkontrol. Api kemudian cepat membesar karena kondisi lahan yang luas dan mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup kencang.


    Situasi semakin berisiko karena lokasi kebakaran berada dekat dengan permukiman warga dan bangunan sekolah.


    Dalam proses pemadaman, petugas juga menghadapi kendala akses menuju area sekolah. Pagar dan sejumlah ruang kelas dalam kondisi terkunci sehingga petugas terpaksa mendobrak pintu untuk memudahkan proses pemadaman dan mencegah api meluas.


    Penanganan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TRC BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, Damkar PT Noyorono, Damkar Yonif TP, Bagana NU, TNI-Polri, Destana serta warga masyarakat.


    Sebanyak lima armada pemadam dikerahkan, terdiri dari satu armada Damkar BPBD Kudus, dua armada Damkar Satpol PP Kudus, satu armada Damkar PT Noyorono dan satu armada Damkar Yonif TP, lengkap dengan perlengkapan pendukung.


    Petugas gabungan selanjutnya melakukan pendinginan dan memastikan titik-titik api telah benar-benar padam agar tidak kembali merambat ke lahan maupun bangunan di sekitar lokasi.


    Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler