Kudus. liputankudus.id. Desa Japan, 21 Agustus 2026 – Dari satu desa, lahir enam inovasi yang membawa potensi lokal menuju peluang ekonomi baru. Melalui program SRIDEWI, Tim PPK ORMAWA SEC FEB UMK 2026 sukses mengembangkan berbagai komoditas lokal Desa Japan menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah dengan mengusung semangat zero waste. Konsep ini mendorong pemanfaatan bahan secara lebih optimal, termasuk bagian komoditas yang selama ini kurang termanfaatkan, sehingga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan.
Enam produk yang dikembangkan meliputi Javo Tea, Avo Coffee, Symelo, Almielo, Alpamelo Bar, dan Pameluxe. Masing-masing produk hadir dengan karakteristik dan keunggulannya sendiri, sekaligus mengangkat potensi yang tersedia di Desa Japan.
Javo Tea memanfaatkan kulit alpukat dan tangkai parijoto, sementara Avo Coffee mengolah biji alpukat yang selama ini berpotensi menjadi limbah menjadi produk bernilai. Symelo dikembangkan dari daging buah pamelo, sedangkan Almielo memanfaatkan alpukat dan albedo pamelo sebagai bahan utama.
Tidak berhenti pada produk pangan, inovasi juga dikembangkan melalui Alpamelo Bar serta Pameluxe. Alpamelo Bar menjadi olahan camilan berbasis potensi lokal, sedangkan Pameluxe mengusung konsep zero waste dengan mengolah albedo pamelo menjadi material bioleather.
Pengembangan keenam produk tersebut menjadi bukti bahwa komoditas lokal tidak hanya memiliki nilai ketika dijual dalam bentuk bahan mentah. Dengan kreativitas, inovasi, dan pendampingan, potensi desa dapat diolah menjadi produk yang lebih menarik, bernilai ekonomi, sekaligus memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Pelatihan dan pendampingan yang dilakukan PPK ORMAWA SEC FEB UMK juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan serta jiwa kewirausahaan masyarakat Desa Japan. Masyarakat didorong untuk terlibat langsung dalam proses produksi dan pengembangan produk agar keberlanjutan usaha dapat terus berjalan setelah program berakhir.
Melalui SRIDEWI, keenam inovasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai hasil pelatihan, tetapi mampu berkembang menjadi produk unggulan yang membawa identitas Desa Japan. Dengan mengoptimalkan potensi lokal dan menerapkan inovasi berkelanjutan, langkah menuju Desa Japan sebagai desa wirausaha yang makmur, mandiri, dan sejahtera semakin nyata.
Satu Desa. Enam Inovasi. Satu Semangat untuk Mengangkat Potensi Japan. 🌱✨
Dari Japan, untuk Indonesia, menuju pasar yang lebih luas.


