• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total Bentang dan Lebar Ditambah

    Noer
    9/14/26, 18:13 WIB Last Updated 2026-09-14T11:13:57Z

    Jembatan 10 Kesambi, satu dari emat jembatan yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kudus pada tahun 2026. (Foto: Noer)

     

    KUDUS, liputankudus.id  – Pemerintah Kabupaten Kudus mengganti total Jembatan 10 di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, dengan anggaran sekitar Rp4,9 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 23 November 2026.

     

    Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kudus, Supriyadi, mengatakan penggantian dilakukan karena salah satu abutmen jembatan lama mengalami kerusakan cukup parah. Selain membangun struktur baru, kapasitas jembatan juga ditingkatkan agar lebih memadai bagi lalu lintas kendaraan.

     

    Jembatan lama memiliki bentang sekitar 12 meter dengan lebar kurang dari tiga meter. Dalam konstruksi baru, bentangnya diperpanjang menjadi 15 meter, sedangkan lebar efektif ditingkatkan menjadi sekitar delapan meter sehingga kendaraan dari dua arah dapat melintas bersamaan.

     

    “Penggantian ini karena salah satu abutmennya sudah parah. Kemudian sekalian kami tingkatkan bentang dan lebarnya,” ujar Supriyadi saat meninjau pekerjaan, Rabu (26/8/2026).

     

    Selain diperlebar dan diperpanjang, lantai jembatan juga akan dinaikkan sekitar satu meter. Peninggian tersebut dilakukan untuk mengantisipasi limpasan air saat debit sungai meningkat pada musim hujan.

     

    Konstruksi jembatan baru menggunakan girder fabrikasi dengan mutu baja sekitar 345 MPa. Sementara penataan oprit atau akses menuju jembatan akan disesuaikan dengan kondisi permukiman warga agar peningkatan elevasi tidak mengganggu akses menuju rumah.

     

    Awal pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, sempat tertinggal dari rencana akibat pemindahan pipa PDAM dan jaringan listrik di sekitar lokasi. Progres tercatat minus sekitar 3,8 persen dari rencana 4,4 persen. Namun, Dinas PUPR optimistis keterlambatan tersebut masih dalam kategori wajar.

     

    “Sudah diperkirakan dan pasti bisa dikejar,” kata Supriyadi.

     

    Jembatan 10 menjadi bagian dari penanganan infrastruktur yang berada di ruas jalan kewenangan Pemerintah Kabupaten Kudus. Selain di Kesambi, tahun ini Dinas PUPR juga menangani sejumlah jembatan kabupaten di Medini, Lambangan, Rahtawu, Semilir, Peganjaran, dan Geringging.

     

    Secara keseluruhan, progres program penanganan jembatan yang menjadi kewenangan Dinas PUPR Kudus tahun ini telah mencapai sekitar 40 persen lebih.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler