![]() |
| Jembatan 10 Kesambi, satu dari emat jembatan yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kudus pada tahun 2026. (Foto: Noer) |
KUDUS, liputankudus.id – Pemerintah Kabupaten Kudus mengganti total
Jembatan 10 di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, dengan anggaran sekitar Rp4,9
miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 23 November 2026.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kudus, Supriyadi,
mengatakan penggantian dilakukan karena salah satu abutmen jembatan lama
mengalami kerusakan cukup parah. Selain membangun struktur baru, kapasitas
jembatan juga ditingkatkan agar lebih memadai bagi lalu lintas kendaraan.
Jembatan lama memiliki bentang sekitar 12 meter dengan
lebar kurang dari tiga meter. Dalam konstruksi baru, bentangnya diperpanjang
menjadi 15 meter, sedangkan lebar efektif ditingkatkan menjadi sekitar delapan
meter sehingga kendaraan dari dua arah dapat melintas bersamaan.
“Penggantian ini karena salah satu abutmennya sudah
parah. Kemudian sekalian kami tingkatkan bentang dan lebarnya,” ujar Supriyadi
saat meninjau pekerjaan, Rabu (26/8/2026).
Selain diperlebar dan diperpanjang, lantai jembatan juga
akan dinaikkan sekitar satu meter. Peninggian tersebut dilakukan untuk
mengantisipasi limpasan air saat debit sungai meningkat pada musim hujan.
Konstruksi jembatan baru menggunakan girder fabrikasi
dengan mutu baja sekitar 345 MPa. Sementara penataan oprit atau akses menuju
jembatan akan disesuaikan dengan kondisi permukiman warga agar peningkatan
elevasi tidak mengganggu akses menuju rumah.
Awal pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, sempat
tertinggal dari rencana akibat pemindahan pipa PDAM dan jaringan listrik di
sekitar lokasi. Progres tercatat minus sekitar 3,8 persen dari rencana 4,4
persen. Namun, Dinas PUPR optimistis keterlambatan tersebut masih dalam
kategori wajar.
“Sudah diperkirakan dan pasti bisa dikejar,” kata
Supriyadi.
Jembatan 10 menjadi bagian dari penanganan infrastruktur
yang berada di ruas jalan kewenangan Pemerintah Kabupaten Kudus. Selain di
Kesambi, tahun ini Dinas PUPR juga menangani sejumlah jembatan kabupaten di
Medini, Lambangan, Rahtawu, Semilir, Peganjaran, dan Geringging.
Secara keseluruhan, progres program penanganan jembatan
yang menjadi kewenangan Dinas PUPR Kudus tahun ini telah mencapai sekitar 40
persen lebih.


