• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Thailand Perkasa di Final Sengit, Srikandi Merdeka Cup Tinggalkan Harapan Besar untuk Garuda Pertiwi

    Any Firgiyanti
    8/24/26, 17:41 WIB Last Updated 2026-08-24T10:41:52Z





    Kudus. liputankudus.id. --  Thailand memang keluar sebagai kampiun, tetapi pertarungan sengit di partai final dan keberanian Garuda Pertiwi menghadapi salah satu kekuatan sepak bola putri Asia menjadi cerita besar yang menutup Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Duel selama 90 menit di Supersoccer Arena Kudus itu akhirnya dimenangkan Thailand dengan skor tipis 1-0, Minggu (23/8/2026).


    Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. Thailand tampil dengan permainan rapi, penguasaan bola, serta kombinasi umpan pendek yang menjadi ciri khas mereka. Namun, Indonesia yang mendapat dukungan penuh publik tuan rumah tak tinggal diam.


    Garuda Pertiwi mampu memberikan perlawanan sengit melalui permainan cepat dan pertahanan yang disiplin. Sejumlah serangan Thailand berhasil dipatahkan, termasuk melalui penampilan gemilang penjaga gawang sekaligus kapten tim Indonesia, Alleana Ayu Arumy.


    Kebuntuan baru pecah pada menit ke-23. Kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod, melepaskan tendangan bebas yang menukik tajam dan gagal diantisipasi penjaga gawang Indonesia. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berlangsung ketat hingga akhir pertandingan.


    Memasuki babak kedua, Indonesia tampil semakin agresif untuk mengejar ketertinggalan. Perebutan bola di lini tengah berlangsung keras dan kedua tim sama-sama tak mengendurkan permainan. Thailand terus memberikan tekanan, sementara Garuda Pertiwi berjuang mencari celah untuk menyamakan kedudukan.


    Namun, rapatnya organisasi permainan Thailand membuat skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Thailand pun berhak mengangkat trofi juara, sementara Indonesia harus puas menempati posisi runner-up.


    Pelatih Timnas Putri U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia juga mengaku senang dapat mengikuti turnamen yang mempertemukan timnya dengan negara-negara Asia lainnya.


    “Saya ingin mengucapkan terima kasih pada penyelenggaraan atas berlangsungnya turnamen ini. Terima kasih juga kepada para fans dan pendukung. Ini adalah turnamen yang bagus dan kami merasa senang bisa bermain dengan tujuh negara lainnya,”* ujar pelatih yang akrab disapa Mim tersebut.


    Menurutnya, turnamen di Kudus menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan para pemain sebelum menghadapi agenda berikutnya. Thailand selanjutnya akan mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi AFC U-17 yang akan berlangsung di negaranya.


    Di balik keberhasilan Thailand, Srikandi Merdeka Cup juga meninggalkan optimisme bagi masa depan sepak bola putri Indonesia. Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, bersyukur turnamen internasional tersebut dapat berlangsung sukses dengan dukungan luar biasa dari masyarakat Kudus.


    Caffino Srikandi Merdeka Cup ini adalah puncak dari trilogi Women Soccer yang memang kita sudah rencanakan, dimulai dari MilkLife Soccer Challenge, kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League, dan puncaknya adalah turnamen internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup,”* kata Teddy.


    Antusiasme masyarakat Kudus pun menjadi salah satu warna tersendiri sepanjang turnamen. Tribun Supersoccer Arena selalu mendapat perhatian besar dari penonton yang ingin menyaksikan langsung aksi para pesepak bola putri muda dari berbagai negara.


    Kami berterima kasih kepada dukungan masyarakat yang selalu memenuhi tribun penonton. Kami juga meminta maaf karena kapasitas stadion yang tidak cukup menampung antusiasme masyarakat yang sangat tinggi,”* lanjutnya.


    Teddy menilai penampilan dua tim muda Indonesia, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, menjadi modal penting bagi keberlangsungan pembinaan sepak bola putri nasional.


    “Kami harapkan mereka-mereka ini yang nantinya akan menjadi tulang punggung bagi timnas senior putri Indonesia. Jadi kami sangat optimistis bahwa apa yang sudah dilakukan mulai dari MilkLife Soccer Challenge dengan Hydroplus Soccer League, ini akan menjadi suatu pondasi yang kuat untuk timnas senior putri di Indonesia,”* ujar Teddy.


    Menutup gelaran Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada tim dan pemain terbaik. Selain Thailand sebagai juara dan Indonesia Garuda Pertiwi sebagai runner-up, Malaysia berhasil mengamankan posisi ketiga.


    **Berikut daftar juara dan penerima penghargaan Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026:**


    *Champion:** Thailand

    * **Runner-up:** Indonesia (Garuda Pertiwi)

    * **Third Place:** Malaysia

    * **Best Goal Keeper:** Alleana Ayu Arumy – Indonesia (Garuda Pertiwi)

    * **Best Player:** Kawinthida Kikuntod – Thailand

    * **Top Scorer:** Lim You – Malaysia (8 Gol)

    * **Team Fair Play:** Indonesia (Garuda Pertiwi)


    Thailand akhirnya pulang membawa trofi juara dan membuktikan kelasnya di tengah duel final yang sengit. Namun bagi Indonesia, Srikandi Merdeka Cup meninggalkan sesuatu yang tak kalah penting: pengalaman, keberanian, dan harapan bahwa para srikandi muda Merah Putih tengah berjalan menuju masa depan yang lebih besar.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler