KUDUS. liputankudus.id. – Jelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 di wilayah Semarang Raya, Kontingen Kabupaten Kudus terus mematangkan persiapan. Dari sebanyak 51 Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga (cabor) yang ada, 41 cabor dinyatakan lolos dan kini tengah berkonsentrasi menjalani program training center (TC).
Ketua KONI Kabupaten Kudus Sulistiyanto mengatakan, target lima besar yang dipasang menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh insan olahraga Kudus untuk meningkatkan prestasi dibanding Porprov sebelumnya.
“Target lima besar memang tidak mudah. Semua cabang olahraga harus fokus dan bekerja keras agar potensi atlet yang kita miliki benar-benar bisa menghasilkan prestasi,” tegas Sulistiyanto.
Pada Porprov Jateng 2023, berdasarkan klasemen resmi KONI Jawa Tengah, Kudus meraih 28 medali emas dan menempati peringkat ke-10. Kini, KONI Kudus membidik lonjakan prestasi dengan target 45 medali emas sekaligus menembus jajaran lima besar klasemen akhir.
Porprov Jateng XVII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 dengan pertandingan tersebar di lima daerah wilayah Semarang Raya, yakni Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak.
Sebanyak 41 cabor Kudus yang lolos kini memasuki masa persiapan menuju pertandingan. Sementara 10 cabor lainnya belum berhasil meloloskan diri, salah satunya karena keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) yang dibutuhkan untuk pembinaan atlet.
Cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus, seperti aero sport dan dayung, menjadi contoh cabor yang membutuhkan dukungan sarana memadai agar pembinaan dan latihan atlet dapat berjalan lebih optimal.
Adapun 41 cabang olahraga yang akan diikuti Kontingen Kudus pada Porprov Jateng XVII 2026 meliputi akuatik, angkat besi, atletik, barongsai, dancesport, olahraga bermotor nomor road race dan grasstrack, bola basket, golf, hoki, menembak, panjat tebing, pencak silat, sepak takraw, woodball, soft tenis, sepak bola, softball, squash, tenis, tinju, bola voli, karate, biliar, gulat, tenis meja, anggar, gateball, judo, sambo, taekwondo, kick boxing, muaythai, wushu, balap sepeda, bridge, e-sport, hapkido, panahan, tarung derajat, dan bulu tangkis.
Kabupaten Kudus rencananya akan mengirim sekitar 524 orang kontingen, dengan 396 atlet yang akan didampingi pelatih dan ofisial untuk berlaga di seluruh cabang olahraga tersebut.
Humas KONI Kabupaten Kudus Alun Blegoh Sedayu mengatakan, secara umum Pengkab dari seluruh cabor yang lolos telah menjalankan program TC sesuai kebutuhan masing-masing.
“Sekarang fokusnya adalah memaksimalkan persiapan atlet. Masing-masing cabor memiliki karakter dan program latihan sendiri-sendiri menjelang Porprov,” kata Alun.
Ia menambahkan, pembukaan Porprov XVII Jawa Tengah akan digelar pada 25 Oktober 2026 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, sedangkan seremoni penutupan dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Kabupaten Kendal.
Terkait kebutuhan kontingen selama pelaksanaan pertandingan, panitia Porprov akan memfasilitasi penginapan bagi para atlet. Sementara kebutuhan akomodasi lainnya menjadi tanggung jawab KONI dari masing-masing daerah peserta.
“Untuk teknis pelaksanaan, panitia sudah menyiapkan penginapan atlet. Selebihnya, termasuk kebutuhan akomodasi kontingen, akan disiapkan oleh KONI masing-masing daerah,” pungkas Alun.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, 41 cabor Kudus kini memasuki fase krusial persiapan. Hasil kerja keras selama masa TC akan menjadi salah satu penentu apakah Kudus mampu mewujudkan ambisi melakukan lompatan dari peringkat ke-10 menuju jajaran lima besar Jawa Tengah.


