KUDUS. liputankudus.id. – Kebakaran melanda dua gudang gula di Dukuh Kawakan, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (23/8) sore. Kobaran api kemudian merambat ke lahan kering dan menyebabkan dua rumah warga turut terdampak.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus Ahmad Munaji mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.00 WIB dan api baru berhasil dipadamkan total pada Senin (24/8) sekitar pukul 00.31 WIB.
“Diduga api berasal dari percikan bara saat proses produksi yang mengenai bahan bakar berupa ampas tebu kering. Api kemudian merambat ke lahan kering hingga mengenai dua rumah warga,” kata Munaji.
Kebakaran terjadi di area dengan luas terdampak sekitar 70 x 50 meter. Dua gudang gula masing-masing milik Nur Kholis dan Ahmad Gufron mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Sementara dua rumah warga, masing-masing milik Erwin dan Supri Lipson, mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Kerusakan antara lain terjadi pada bagian rusuk atap berbahan kayu dan genteng, kaca pecah, serta sejumlah perabot rumah tangga. Kerugian dari dua rumah tersebut diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Munaji menyebut proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, antara lain angin kencang, kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar, serta keberadaan material yang mudah terbakar. Lokasi kebakaran juga berdekatan dengan permukiman warga dan tempat ibadah.
Petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri atas TRC dan Satgas BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, Damkar PT Sukun, TNI-Polri, Destana, serta warga. Pemadaman didukung tiga armada damkar BPBD Kudus, dua armada Damkar Satpol PP Kudus, satu armada Damkar PT Sukun, dan lima tangki air bantuan warga.
Tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut. Petugas memastikan api telah padam total setelah penanganan berlangsung selama sekitar delapan jam.



