Kudus. liputankudus.id. Kamis, 06 Agustus 2026 – Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) DPC Kudus menegaskan bahwa musik dangdut bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kreatif daerah. Semangat tersebut dibawa dalam audiensi bersama Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (6/8).
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Bupati Sam'ani Intakoris menyambut baik kedatangan jajaran pengurus PAMDI DPC Kudus sebagai langkah awal membangun sinergi antara insan seni dan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pemberdayaan pegiat musik dangdut di Kota Kretek.
Dalam pertemuan tersebut, PAMDI DPC Kudus menyampaikan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai program yang mampu menghidupkan sektor seni sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu gagasan yang diusulkan adalah mengoptimalkan pemanfaatan aset milik pemerintah daerah sebagai ruang kegiatan seni dan hiburan yang produktif, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi para pelaku seni.
Ketua PAMDI DPC Kudus, Didik Wahyudi T, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran tanpa mengesampingkan keberlangsungan para pegiat seni.
"Kami dari PAMDI DPC Kudus ingin bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus. Kami siap membantu meningkatkan PAD melalui pemberdayaan aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni dan hiburan. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kami ingin memastikan para pegiat seni musik dangdut tetap memiliki ruang untuk berkarya, memperoleh kesempatan tampil, dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Seni budaya harus menjadi bagian dari pembangunan daerah, bukan sekadar hiburan," ujar Didik Wahyudi T, S.H., M.H., Ketua PAMDI DPC Kudus.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyambut positif gagasan yang disampaikan PAMDI DPC Kudus dan membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dengan komunitas seni. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif, melestarikan seni budaya lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni di Kabupaten Kudus.
Audiensi ini menjadi langkah awal membangun kerja sama yang berkelanjutan antara PAMDI DPC Kudus dan Pemerintah Kabupaten Kudus. Harapannya, irama dangdut tidak hanya menggema di atas panggung hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari penggerak pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan seniman, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kudus.



