KUDUS, liputankudus.id – Memasuki usia yang ke-6 tahun,
Liputankudus.id akan menggelar serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk rasa
syukur sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Perayaan hari jadi media online
berbasis informasi warga tersebut akan dipusatkan di Basecamp Liputankudus,
Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Minggu (5/7/2026).
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan
seremoni pembukaan, dilanjutkan donor darah mulai pukul 09.00 WIB, santunan
kepada anak yatim, hingga bakti sosial berupa pijat tradisional, pijat kepala,
pijat punggung, dan pijat refleksi gratis bagi masyarakat mulai pukul
09.00-11.00 WIB.
Ketua Panitia Anniversary Ke-6 Liputankudus.id, Mohamad
Solikin, mengatakan peringatan ulang tahun kali ini sengaja dikemas dalam
bentuk kegiatan sosial agar keberadaan media tidak hanya menjadi penyampai
informasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sebenarnya Ultah jatuh pada 1 Juli. Dan enam tahun
bukan sekadar perjalanan usia bagi Liputankudus.id. Momentum ini kami jadikan
sebagai bentuk rasa syukur dengan berbagi kepada masyarakat. Harapan kami,
keberadaan media ini semakin dekat dengan warga dan terus menjadi ruang untuk
saling menguatkan," ujar Solikin.
Liputankudus.id sendiri lahir dari kegelisahan relawan
kebencanaan (BPBD) yang saat menjalankan tugas di lapangan sering mengalami
kesulitan memperoleh maupun menyampaikan informasi kepada masyarakat. Berangkat
dari kebutuhan tersebut, Any Firgiyanti, yang lebih akarab dipanggil Mak Any, kemudian mendirikan Liputankudus.id sebagai
media berbagi informasi antarwarga, khususnya di Kabupaten Kudus.
Sejak awal berdiri, media ini memiliki semangat membangun
keterhubungan antarwarga. Tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjadi
ruang berbagi informasi, saling mengingatkan, meningkatkan kewaspadaan, berbagi
kepedulian, hingga memperkuat solidaritas masyarakat.
Bagi Liputankudus.id, kekuatan masyarakat sipil harus
dibangun dari lingkungan terkecil melalui komunikasi dan informasi yang terus
menghubungkan warga satu dengan lainnya.
Seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,
Liputankudus.id terus berkembang menjadi media online yang tetap mengusung
basis informasi warga. Berbagai informasi keseharian masyarakat menjadi
perhatian utama, termasuk menjembatani penyampaian berbagai kebijakan
pemerintah daerah agar mudah dipahami masyarakat sekaligus mendorong warga
tetap kritis terhadap berbagai persoalan publik.
Solikin menambahkan, semangat berbagi menjadi tema utama
peringatan ulang tahun tahun ini.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa ulang tahun
Liputankudus.id adalah milik bersama. Karena itu kegiatan yang dipilih semuanya
berorientasi pada pelayanan sosial, mulai donor darah, santunan anak yatim
hingga pijat gratis untuk masyarakat," katanya.
dia berharap dan mengajak masyarakat untuk ikut
berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan.
"Kami membuka ruang bagi siapa saja yang ingin
hadir, berdonor darah maupun mengikuti kegiatan bakti sosial. Semoga kegiatan
ini menjadi momentum memperkuat kepedulian dan gotong royong antarwarga
Kudus," ujarnya.
Dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut,
Liputankudus.id bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya Djarum Kudus,
Kominfo, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, Lazismu, Pemerintah Desa Tumpang
Krasak, Polres Kudus, sejumlah rumah sakit umum di Kabupaten Kudus, serta
berbagai komunitas relawan.
Pimpinan Liputankudus.id, Any Virgiyanti, berharap
memasuki usia keenam, media yang dirintisnya dapat terus berkembang tanpa
meninggalkan semangat awal saat didirikan.
"Liputankudus.id lahir untuk menyambungkan informasi
antarwarga. Harapan kami semangat itu tetap terjaga, sehingga media ini terus
memberi manfaat, menjadi ruang berbagi informasi, memperkuat kepedulian sosial,
dan ikut membangun kekuatan masyarakat sipil dari lingkungan paling
bawah," tuturnya.
Melalui tema berbagi dan kepedulian sosial pada
peringatan enam tahun ini, Liputankudus.id berharap keberadaannya semakin
memberikan manfaat bagi masyarakat Kudus, tidak hanya sebagai media informasi,
tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang terus menghubungkan,
menguatkan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.




