• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Mahasiswa UMK Memperkenalkan Produk Fesyen Multifungsi Berbasis Budaya Lokal pada CFD Kudus

    Any Firgiyanti
    7/23/26, 10:02 WIB Last Updated 2026-07-23T03:03:20Z




    KUDUS, liputankudus.id – Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Muria Kudus (UMK) memperkenalkan produk fesyen multifungsi berbasis budaya lokal melalui jenama Wiguna pada kegiatan Car Free Day (CFD) Kudus, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana promosi produk sekaligus memperoleh respons dan masukan langsung dari masyarakat.


    Stan Wiguna mendapat perhatian pengunjung sejak pagi. Masyarakat berkesempatan melihat secara langsung serta mencoba demonstrasi penggunaan berbagai produk fesyen multifungsi yang dikembangkan oleh tim. Selama kegiatan berlangsung, tercatat delapan transaksi pre-order, yang menunjukkan adanya minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan.


    Ketua Tim Wiguna, Nurul Dian Safitri, menyampaikan bahwa partisipasi dalam CFD merupakan bagian dari upaya memperkenalkan produk kepada masyarakat sekaligus memperoleh evaluasi terhadap pengembangan usaha.


    "Kegiatan Car Free Day memberikan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat serta memperoleh masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan produk. Selama kegiatan berlangsung, terdapat delapan transaksi pre-order yang menjadi indikator positif terhadap penerimaan masyarakat atas produk Wiguna," ujarnya.



    Wiguna merupakan usaha mahasiswa binaan P2MW UMK yang mengembangkan produk fesyen berbahan denim dan Batik Pesisir Muria. Produk yang dihasilkan mengusung konsep multifungsi, antara lain Totevest 2 in 1 yang dapat diubah dari tote bag menjadi rompi, Topi 3 in 1 yang dapat difungsikan sebagai topi, sling bag, maupun obi belt, serta bag charm yang dibuat dari sisa material produksi sebagai penerapan prinsip zero waste.


    Produk Wiguna dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fesyen yang fungsional dengan tetap mengedepankan nilai estetika, identitas budaya lokal, dan keberlanjutan. Penggunaan kombinasi denim dan Batik Pesisir Muria menjadi karakteristik utama produk, sekaligus mendukung upaya pelestarian dan promosi budaya daerah. Sementara itu, pemanfaatan sisa material produksi menjadi produk bernilai tambah mencerminkan penerapan prinsip efisiensi sumber daya dalam proses produksi.


    Kegiatan promosi pada CFD merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha yang didukung melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Ke depan, Tim Wiguna akan memperluas jangkauan pemasaran melalui pameran, bazar, media digital, serta penguatan kerja sama dengan berbagai mitra strategis.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler