liputankudus.id, KUDUS – Kepengurusan baru Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam pelantikan yang berlangsung di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (24/6/2026). Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), sementara Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton dipercaya memimpin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus.
Pelantikan Mabicab dilakukan oleh Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Zulkifli. Selanjutnya, Sam’ani melantik Bellinda Birton sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus.
Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Mabicab dan Kwarcab periode 2021–2026 atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan roda organisasi. Menurutnya, Gerakan Pramuka selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Kudus.
Sam’ani menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Gerakan Pramuka tetap memiliki peran strategis dan relevan bagi generasi muda. Nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan, seperti pendidikan karakter, kemandirian, kepemimpinan, serta aktivitas di alam terbuka, dinilai masih sangat dibutuhkan.
“Nilai-nilai yang diajarkan melalui kegiatan di alam terbuka, kemah, dan pembentukan karakter tetap sangat dibutuhkan. Karena itu, saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan menghadirkan Gerakan Pramuka yang semakin maju,” ujar Sam’ani.
Sementara itu, Bellinda Birton menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Kudus selama lima tahun ke depan. Ia juga memberikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya yang telah bekerja keras mengembangkan organisasi kepramukaan di Kudus.
Bellinda mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat komunikasi, serta menjalankan program kerja secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar Gerakan Pramuka semakin mampu berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki daya saing.
“Kita perlu memperkuat kerja sama dan sinergi agar Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus semakin maju dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Zulkifli, berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat pembaruan dalam menjalankan organisasi. Ia mendorong Gerakan Pramuka Kudus menjadi organisasi yang lebih inovatif dan progresif di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin cepat.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan pendidikan karakter yang menjadi ruh Gerakan Pramuka. Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda diajarkan untuk mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Dengan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus diharapkan semakin aktif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan peran utamanya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.



