• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Sendiri di Rumah dan Dapurnya Terbakar Nenek di Undaan Tengah Panik Minta Tolong

    LIPUTAN KUDUS 2
    4/11/26, 10:44 WIB Last Updated 2026-04-11T03:47:29Z

    Liputankudus.id. KUDUS, -- Peristiwa kebakaran ini melanda bagian dapur sebuah rumah milik warga di Desa Undaan Tengah Gang 14 Rt. 04 Rw. 03, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Sabtu pagi (11/4/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berhasil dikendalikan berkat respons cepat warga bersama petugas pemadam kebakaran.



    Kebakaran pertama kali terindikasi saat salah satu saksi, Ibu Sumarni (65), istri dari pemilik rumah Bapak Anwar, mencium bau asap yang tidak biasa dari dalam rumah. Ia kemudian segera meminta bantuan warga sekitar untuk memastikan kondisi tersebut.


    “Saya mencium bau asap dari dalam rumah, kemudian saya meminta bantuan warga untuk mengecek sumbernya,” ungkap Sumarni.


    Saat itu, rumah memang dalam keadaan sepi. Dia dan salah satu tetangga bernama ibu Sutin (55), tengah mengobrol di teras rumah.


    Tak berselang lama, kobaran api mulai terlihat di area dapur dan perlahan membesar. Mendengar teriakan minta tolong, warga setempat pun sigap bergotong royong melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan sederhana dan seadanya untuk mencegah api membesar.



    Sementara warga lain, menghubungi pihak desa yang kemudian diteruskan ke unit pemadam kebakran Satuan Polisi Pamong Praja Kudus.

     

    Stresno, salah seorang anggota Destana Undaan, menuturkan bahwa respons cepat masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas ke bagian rumah lainnya.


    “Warga segera berinisiatif memadamkan api meski dengan alat seadanya sembari menunggu petugas damkar tiba di lokasi,” ujarnya.


    Laporan kejadian kebakaran itu sendiri, diterima oleh petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Kudus pada pukul 08.08 WIB, yang kemudian dua unit damkar langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 08.10 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.20 WIB. Api dilaporkan telah berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik di dapur belakang rumah yang memang masih berdinding kayu. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp3 juta.


    Sejumlah unsur terkait, mulai dari petugas pemadam kebakaran, aparat pemerintah desa, hingga relawan, turut terlibat dalam penanganan kejadian serta memastikan situasi kembali aman dan kondusif pascakebakaran.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler