Liputankudus.id.Kudus – Menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri, sejumlah toko batik di Kabupaten Kudus mulai dipadati pengunjung, terutama para pemudik yang ingin membeli oleh-oleh khas daerah. Salah satu yang ramai disambangi adalah toko Batik Benang Raja Kudus.
Staf toko Batik Benang Raja, Dian, mengatakan setiap musim mudik Lebaran jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan. Mayoritas pembeli merupakan pemudik yang pulang ke Kudus dan ingin membawa buah tangan untuk keluarga atau kerabat di luar daerah.
“Biasanya yang datang itu pemudik dari luar Kudus. Mereka membeli batik atau pakaian lain untuk oleh-oleh,” ujarnya.
Menurut Dian, lonjakan pengunjung biasanya mulai terasa beberapa hari sebelum Lebaran. Keramaian tersebut bahkan masih terus berlangsung hingga beberapa waktu setelah hari raya.
“Biasanya mulai ramai sebelum Lebaran, lalu berlanjut sampai setelah Lebaran. Kurang lebih sekitar satu sampai dua minggu,” jelasnya.
Berbagai jenis pakaian batik menjadi pilihan utama para pembeli. Selain itu, daster juga menjadi salah satu produk yang cukup banyak diminati karena dinilai praktis dan cocok dijadikan buah tangan.
“Kalau untuk oleh-oleh biasanya yang paling sering dicari batik dan daster. Selain itu juga ada beberapa model yang sedang viral atau tren saat ini,” kata Dian.
Ia menambahkan, beragam pilihan motif dan model menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Banyak pembeli yang sengaja datang untuk mencari pakaian dengan motif khas maupun model yang sedang populer.
Dari segi harga, Batik Benang Raja menawarkan variasi yang cukup luas sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Produk yang dijual memiliki kisaran harga mulai puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah tergantung jenis kain dan kualitasnya.
“Kalau yang paling murah mulai sekitar Rp50 ribu. Untuk yang lebih mahal bisa sampai sekitar Rp1 juta,” terangnya.
Selain pilihan produk yang beragam, faktor harga juga menjadi alasan banyak pengunjung memilih berbelanja di toko tersebut. Menurut Dian, banyak pembeli menilai toko Batik Benang Raja memiliki harga yang relatif terjangkau dengan pilihan produk yang lengkap.
“Pengunjung biasanya senang karena di sini pilihan batiknya cukup lengkap. Harganya juga dianggap cukup murah dibandingkan tempat lain,” katanya.
Dengan meningkatnya jumlah pemudik yang pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran, dia berharap penjualan tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di Kabupaten Kudus.




