• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Pria 55 Tahun Meninggal di Sungai Muneng Kudus, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

    LIPUTAN KUDUS 2
    2/27/26, 06:37 WIB Last Updated 2026-02-26T23:37:23Z

    Liputankudus.id. Kudus- Warga Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus digegerkan dengangai  penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Muneng, Kamis (26/2/2026).



    Korban diketahui bernama Mashari (55), warga Dukuh Krajan, Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. 


    Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 07.30 WIB dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.


    Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kaliwungu AKP Deni Dwi Noviandi menjelaskan, setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menuju lokasi bersama Unit Pamapta Polres Kudus, Tim Inafis Satreskrim Polres Kudus, BPBD Kabupaten Kudus serta tenaga medis dari Puskesmas Kaliwungu.


    “Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga. Personel langsung melakukan pengamanan TKP dan berkoordinasi dengan tim medis serta Inafis untuk memastikan proses evakuasi dan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur,” ujar AKP Deni.



    Petugas bersama tim BPBD dan reelawan melakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam untuk memastikan posisi korban. 


    Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis yang dipimpin dr. Indra Wahyuni.


    “Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu hari sebelum ditemukan," ungkapnya. 


    Menurut Deni, untuk mengetahui penyebab pasti kematian diperlukan autopsi. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.


    “Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi. Kami menghormati keputusan tersebut,” ujarnya.


    Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui tidak memiliki istri dan anak. Pihak desa juga menyebut korban pernah menjalani perawatan di poli kejiwaan RSUD Loekmono Hadi Kudus beberapa bulan lalu.


    AKP Deni mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama apabila mengetahui ada warga yang membutuhkan perhatian khusus.


    Saat ini jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler