Liputankudus.id. Manggarai Barat. Jum'at, 28/11/2025, Institut Teknologi Bandung (ITB) membantu Pengeboran untuk Penyediaan Air Bersih bagi Masyarakat di Kampung Soknar, Desa Golomori, Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan ini diusulkan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs No. 6 yaitu Air Bersih dan Sanitasi Layak.
Kampung Soknar dengan jumlah penduduk 120 KK sangat membutuhkan air bersih. Sumber air yang digunakan oleh masyarakat berasal dari sumur gali dengan kedalaman 5 meter dan sumur bor manual dengan kedalaman 10 meter, selain airnya payau saat musim kemarau seluruh sumur debitnya kering. Untuk memenuhi air kebutuhan sehari-hari biasanya masyarakat membeli air seharga Rp. 20.000 per 200 liter untuk kebutuhan 1-3 hari tergantung pemakaian.
Masyarakat di Kampung Soknar sangat kooperatif dan mau diajak bergotong royong selama proses pengeboran, pemasangan instalasi listrik, pembangunan dudukan toren dan pemasangan toren.
Pada tahun 2025 ini ITB membantu pengeboran di Kampung Soknar sampai kedalaman 70 m, di mana akuifer terdapat pada kedalaman 59 meter. Pengeboran berhasil mendapatkan air dengan kualitas bagus, jernih, tidak berbau, tidak berasa (air tawar), pH 6,92 (netral), nilai TDS-nya 78, dan debitnya cukup besar. Selain itu dilakukan juga instalasi listrik dengan daya 1300 VA dan pemasangan toren air dengan volume 1000 liter.
Air sumur bor ini sudah dimanfaatkan oleh sekitar 120 KK warga Kampung Soknar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sehingga masyarakat sudah bisa memanfaatkan air bersih yang layak dikonsumsi sebagai air minum dan memasak, serta keperluan lainnya seperti mandi, mencuci dan lain-lain dan diharapkan terjadi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ITB ini, Pak Imam, selaku orang tua dan imam Masjid di Kampung Soknar merasa bangga dan bersyukur atas bantuan dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB karena selama ini jujur saja untuk masyarakat dan anak yang mengaji disini susah airnya untuk wudhu. Kami bangga dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak yang menyumbangkan air, begitu bagus airnya, ujar Pak Imam.






