• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    RKD Salurkan 42.500 Liter Air Bersih ke Warga Karangturi Kudus yang Dilanda Kekeringan

    Any Firgiyanti
    9/25/26, 21:07 WIB Last Updated 2026-09-25T14:22:59Z


    KUDUS. liputankudus.id. – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus mulai dirasakan warga, termasuk masyarakat di Dukuh Karangturi. Kondisi tersebut mendorong komunitas Rentcar Kudus Damai (RKD) turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.


    Sebanyak lima tangki air bersih didistribusikan dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Setiap tangki berkapasitas sekitar 8.500 liter, sehingga total air yang disalurkan mencapai 42.500 liter



    Menurut Syahdiar Munaf Affarizy selaku Ketua RKD Kudus mengatakan, "kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang. Air bersih dinilai menjadi kebutuhan utama yang tidak dapat ditunda"


    "Kami tergugah untuk berdonasi air bersih sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musim kemarau panjang. Air merupakan kebutuhan utama bagi makhluk hidup," ujarnya


    Kesulitan mendapatkan air bersih disebut telah dirasakan warga Dukuh Karangturi selama kurang lebih satu bulan terakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.


    Bantuan tersebut diperkirakan menyasar sekitar 2.000 hingga 5.000 warga. Air bersih yang didistribusikan bersumber dari wilayah Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.


    Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota RKD terlibat dengan berkoordinasi bersama perangkat Desa Karangturi dan wilayah sekitar. Pendistribusian dilakukan dengan membagi bantuan ke sejumlah wilayah atau RT dan didampingi anggota RKD yang telah dibagi tugas masing-masing.


    Dukuh Karangturi dipilih karena masuk dalam wilayah yang terdampak kekeringan berdasarkan informasi dari dinas terkait.


    Antusiasme warga terlihat saat bantuan air bersih tiba. Menurut RKD, masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut karena air yang disalurkan langsung dimanfaatkan untuk mengisi berbagai tempat penampungan yang telah tersedia.


    "Kita sisir semua penampungan air yang sudah tersedia di lokasi dan diisi sampai penuh. Dengan demikian, bantuan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan warga untuk beberapa hari ke depan," jelasnya.


    RKD juga membuka kemungkinan untuk kembali melakukan dropping air bersih apabila kondisi kekeringan masih berlangsung. Pemantauan terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan akan terus dilakukan.


    "Kami akan selalu meng-update wilayah yang terdampak kekeringan dan tidak menutup kemungkinan akan kembali melakukan kegiatan bakti sosial," ungkapnya.


    Selain mengandalkan bantuan air bersih, masyarakat setempat juga mulai melakukan upaya jangka panjang dengan membuat sumur baru pada kedalaman tertentu hingga menemukan sumber air yang dapat dimanfaatkan.


    RKD berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjadi awal kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang menghadapi persoalan air bersih.



    "Kami berharap bisa diterima dengan baik dan dapat saling berkolaborasi serta bekerja sama dengan wilayah tersebut," katanya.


    RKD juga mengajak masyarakat maupun pihak lain untuk ikut bergotong royong membantu warga yang terdampak kekeringan.


    "Semoga dengan kegiatan ini dapat menggugah pihak lain untuk saling membantu dan bergotong royong sesama manusia, apalagi persoalan ini terjadi di wilayah Kota Kudus sendiri," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler