• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    ‎Kudus Gencarkan Gerakan Tanam Pohon

    Any Firgiyanti
    9/25/26, 07:57 WIB Last Updated 2026-09-25T00:57:28Z




    ‎KUDUS. liputankudus.id – Pemerintah Kabupaten Kudus menggencarkan penghijauan di sejumlah ruas jalan dengan menanam sedikitnya 50 pohon setiap Jumat. Program tersebut diarahkan untuk mengganti tanaman yang mati sekaligus menambah kawasan hijau di lingkungan perkotaan.

    ‎

    ‎Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, penanaman pohon dilakukan secara rutin dengan melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus. Selain menanam pohon baru, kegiatan juga menyasar lokasi yang sebelumnya telah ditanami namun pohonnya mati atau mengalami kerusakan.

    ‎

    ‎“Setiap Jumat kami perintahkan kepada PKPLH untuk menanam pohon, minimal 50 pohon. Tanaman yang sudah mati atau rusak kita sulami,” katanya, Jumat (25/9/2026). 

    ‎

    ‎Menurutnya, jenis tanaman yang dipilih antara lain pulai dan tabebuya. Pemilihan tersebut mempertimbangkan karakter akar agar tidak mengganggu badan jalan maupun trotoar.

    ‎

    ‎Sam’ani menegaskan tanaman yang ditanam akan terus dirawat sehingga dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penanaman pohon juga menjadi bagian dari program tata kota untuk memperkuat penghijauan di sepanjang jalan.

    ‎

    ‎“Penghijauan jalan itu penting untuk ayaman jalan, memperkuat sirkulasi udara. Ketika kendaraan mengeluarkan CO2, diserap oleh pohon-pohon yang ada,” ujarnya.

    ‎

    ‎Program penghijauan tersebut tidak hanya dilakukan PKPLH. Sam’ani juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan penanaman pohon di halaman kantor maupun lingkungan sekitarnya.

    ‎

    ‎Ia menyebut penanaman di sejumlah ruas jalan juga merupakan kegiatan penyulaman terhadap tanaman yang sebelumnya mati. Adapun pohon yang digunakan bukan berasal dari proyek pengadaan khusus, melainkan sebagian merupakan sumbangan masyarakat

    ‎

    ‎"Yang mana itu dikumpulkan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun Proklamasi Kemerdekaan," bebernya. 

    ‎

    ‎Sam’ani juga menanggapi kritik masyarakat terkait penempatan pohon di sekitar jalan yang sempat menjadi perhatian di media sosial. Ia mengatakan kritik dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

    ‎

    ‎“Kami ucapkan terima kasih atas kritikan dan masukannya. Kalau memang kita salah, kita perbaiki dan kita tata lagi,” jelasnya.

    ‎

    ‎Terkait kekhawatiran akar pohon merusak trotoar, Sam’ani memastikan jenis tanaman akan disesuaikan dengan kondisi lokasi. Jika di kemudian hari tanaman mengganggu fasilitas jalan, pemerintah akan melakukan penataan atau pemangkasan sesuai kebutuhan.

    ‎

    ‎Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kudus Hari Wibowo mengatakan penanaman pohon dilakukan untuk menciptakan lingkungan jalan yang lebih hijau, sehat, dan teduh. Keberadaan pohon dinilai tidak hanya bermanfaat bagi pengendara, tetapi juga pejalan kaki.

    ‎

    ‎“Penanaman ini untuk menghijaukan, menyehatkan, sekaligus menjadi peneduh. Pengguna jalan tidak hanya naik motor atau mobil, tetapi ada juga pejalan kaki,” katanya.

    ‎

    ‎Hari menambahkan, penghijauan menjadi penting seiring perkembangan Kudus sebagai daerah industri. Pohon di kawasan jalan diharapkan membantu menyediakan oksigen, mengurangi polusi, sekaligus meningkatkan keasrian lingkungan perkotaan.

    ‎

    ‎Selain penanaman pohon, kegiatan juga akan disinergikan dengan pembersihan saluran drainase. Langkah tersebut dilakukan agar penghijauan dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan dapat berjalan bersamaan.

    ‎

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler